Pengambilan Berkas Adminduk di Disdukcapil Denpasar Bisa Lewat Aplikasi Grab

0
63
Perjanjian kerja sama Disdukcapil Denpasar dengan Grab terkait layanan pengambilan berkas Adminduk.

DENPASAR – Mulai 1 Januari 2021, layanan pengambilan berkas administrasi kependudukan (Adminduk) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar  dapat dilakukan melalui aplikasi Grab lewat fitur layanan Grab Express. 

Pemberlakuan layanan itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar dengan Grab Indonesia di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Rabu (30/12/2020). “Layanan pengambilan berkas via Grab lewat fitur layanan Grab Express ini juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Denpasar dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mengurangi adanya kontak fisik,” ujar Kadis Dukcapil Kota Denpasar Dewa Gde Juli Artabrata didampingi Kabid Inovasi Pelayanan I Gusti Ngurah Agung.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Go-Send yang sudah diluncurkan sebelumnya serta Grab Express dalam pengambilan dokumen setelah selesai pengurusan sehingga dapat menghindari keramaian yang berpotensi terhadap penyebaran Virus Corona.” Disdukcapil Denpasar telah menyiapkan loket khusus untuk Gojek dan Grab. Perwakilan pegawai Disdukcapil yang akan mencatat nomor registrasi dan nomor order sehingga keamanan dan kerahasiaan dokumen tetap terjaga,” jelasnya.

Masyarakat yang mengurus dokumen administrasi kependudukan melalui layanan Si Taring akan mendapat notifikasi disertai dengan link untuk pengambilan berkas selanjutnya. Masyarakat dapat memilih layanan pengambilan, mulai dari mencetak mandiri dari rumah, mencetak langsung di Disdukcapil, mencetak mandiri di Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) maupun mencetak berkas di Disdukcapil untuk selanjutnya diantarkan melalui Go-Jek atau Grab Express. “Menggunakan layanan Go-Jek atau Grab Express ini tidaklah mutlak. Ada beberapa pilihan kepada masyarakat, baik mandiri, via ADM atau lewat Gojek atau Grab Express, semuanya bisa. Untuk Gojek, biaya pengiriman dibebankan kepada masyarakat selaku pengguna jasa dengan keunggulan dapat diantarkan kemanapun dan dimanapun posisi terkini pemilik berkas. Jadi, dari pendaftaran, proses, hingga pengantaran dapat dilaksanakan secara online, dan masyarakat tetap tinggal di rumah, kecuali dokumen kependudukan lain yang mewajibkan kehadiran pemohon,”ujar Dewa Juli.

Head of Publik Afair and Goverment Relation Grab Indonesia Bali Nusra Ketut Dharma Jaya Kusuma mengatakan, pada prinsipnya, Grab hadir untuk menyelesaikan friksi kehidupan masyarakat sehari-hari. Apalagi dengan tatanan kehidupan baru, Grab berharap layanan-layanannya dapat diandalkan untuk membantu masyarakat. “Dalam konteks kerja sama ini, Grab Express dapat menjadi alternatif baru dalam pemanfaatan teknologi untuk pengiriman dokumen kependudukan & pencatatan sipil sehingga masyarakat dapat mengurangi kontak fisik dan menekan laju penyebaran Covid-19, hal ini juga memberikan dukungan terhadap tranformasi digitalisasi serta mendukung Denpasar sebagai Smart City,” ungkapnya. 

Sekadar diketahui, beberapa layanan via Gojek, selain juga dapat dilaksanakan pencetakan mandiri baik dari rumah dan ADM yakni paket akta kelahiran, paket akta perkawinan, paket akta perceraian, paket akta kematian, kartu keluarga (KK), KTP Elektronik, surat keterangan pindah (SKPWNI, SKPOA, dan SKPLN), Kartu Identitas Anak (KIA), sinkronisasi data, serta layanan administrasi kependudukan lainnya. Bahkan, dalam waktu dekat juga berencana diadakan kerja sama dengan pola sama dengan Oke Jek. (sur/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here