KM Tanjung Permai Hilang Kontak di Selat Badung

0
37
Basarnas Bali menggunakan helikopter melakukan pencarian kapal ikan KM Tanjung Permai.

DENPASAR – Kapal ikan KM Tanjung Permai dengan 12 POB hilang kontak, Senin (5/10/2020) malam. Komunikasi terakhir kapten kapal Sohidin dengan PT Lianiti Abadi saat berada di Selat Badung, tepatnya pada koordinat 08°55’S – 115°1’5.”E.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada mengungkapkan,  rute kapal ikan itu dari Benoa menuju Selat Badung. “Laporan kami terima, Selasa (6/10/2020) pukul 10.00 Wita dari ibu Lili. Sempat katanya kontak terakhir kemarin pada pukul 21.00 Wita tapi sampai saat ini sudah tidak bisa dihubungi lagi,” ujarnya, Selasa (6/10/2020).

Komunikasi terakhir saat itu, Sohidin melaporkan kapal kemasukan air dan sedang berupaya diatasi. Ciri-ciri kapal tersebut berwarna biru dengan panjang 17,89 meter dan lebar 4,60 meter.

Darmada menyayangkan kapal ikan itu tidak dilengkapi alat pendukung keselamatan berupa EPIRB dan telepon satelit sehingga menyulitkan melacak lokasi terakhir. “Tidak adanya kelengkapan alat untuk pemancar sinyal darurat ataupun alat komunikasi membuat kami tidak bisa mengetahui lokasi terakhir. Kelengkapan itu memang kerap kali diabaikan padahal  sangat penting dalam kondisi darurat,”tegasnya.

Basarnas Bali melakukan pencarian menggunakan helikopter dan KN SAR Arjuna dengan fokus searching area di seputaran posisi terakhir kapten kapal kontak dengan pihak perusahaan. “Heli terbang dari Hanggar Kelan pukul 12.45 Wita dengan lima personel untuk melakukan pencarian melalui udara. Sementara KN SAR Arjuna lepas sandar dari Pelabuhan Benoa pada pukul 13.02 Wita yang membawa 28 personel dari tim SAR gabungan,” tandasnya. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here