Dana-Dipa Janji Naikkan BKK Banjar Adat Minimal 20 Juta

0
171
Calon bupati Karangasem I Gede Dana saat simakrama di Banjar Batusesa, Kecamatan Rendang

KARANGASEM—Pasangan calon bupati/calon wakil bupati Karangasem nomor urut 01, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa terus menggeber lima program yang menjadi prioritas pembangunan di Karangasem lima tahun kedepan.

Ini juga disampaikan kepada tokoh masyarakat saat melanjutkan kampanye politiknya di wilayah Kecamatan Rendang, Selat dan Kecamatan Sidemen, Selasa (6/10/2020).

Lima program prioritas yang digeber Gede Dana, yakni bidang pangan, pendidikan kesehatan, tenaga kerja dan sosial, adat budaya dan agama, pengembangan pariwisata dan insfrastruktur. Tapi hal yang menarik dalam kampanye Dana-Dipa pada putaran zona genap itu, calon bupati Gede Dana dengan tegas menyatakan janjinya, jika menang dalam Pilkada 9 Desember 2020, dia akan memperjuangkan menaikkan Batuan Keuangan Kabupaten (BKK) untuk banjar adat dari apa yang sudah diterima sebelumnya.

“Kalau sekarang BKK untuk masing-masing banjar adat sebesar Rp 13 juta, nanti kalau saya terpilih menjadi bupati, BKK akan diperjuangkan. Angkanya akan saya naikkan menimal sebesar Rp 20 juta dalam setahun,” ucap Gede Dana saat mesimakrama dengan 50 tokoh masyarakat Menanga, Kecamatan Rendang yang dipusatkan di rumah Kadek Yasa, Banjar Batusesa Desa Menanga.

Simakrama Dana-Dipa di wilayah Kecamatan Rendang difasilitasi koordinator kecamatan tim pemenangan Partai Hanura, Ni Nyoman Sriani yang juga selaku anggota DPRD Karangasem.

Gede Dana menegaskan, janji untuk menaikkan jumlah BKK minimal Rp 20 juta dari Rp 13 juta yang sudah berjalan sekarang, dinilai tidak muluk-muluk. Sebab, PAD yang turun drastis sejak lima tahun terakhir masih bisa dinaikkan. Belum lagi program satu jalur dengan Pemerintah Provinsi Bali, melalui visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan pola Pembangunan Semesta Berencana di Karangasem.

“Saya sudah punya hitung-hitungannya. Kalau menang dan terpilih menjadi bupati, saya akan berjuang untuk menaikkan BKK di masing-masing banjar adat minimal Rp 20 juta pertahun. Saya optimis hal ini bisa dilakukan karena selain bisa menaikan PAD juga ada program satu jalur dengan Pemprov Bali,” ucap Gede Dana.

Usai bertemu 50 tokoh masyarakat Menanga, calon bupati dan wakil bupati Karangasem yang diusung PDI Perjuangan, Partai Hanura dan didukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan PKB itu, melanjutkan simakramanya ke Banjar Keboh, Desa Besakih Kawan, Kecamatan Rendang. Simakrama dilaksanakan di rumah Mangku Darta.

Menariknya sebanyak 50 tokoh masyarakat yang hadir semuanya menaruh harapan kepada Gede Dana agar bisa membangun perubahan menuju era baru di Karangasem.

“Kami yakin Pak Gede Dana bisa melakukan itu. Empat periode menjadi anggota DPRD Karangasem , kepolosan dan kesederhanaan beliau dalam memimpin membuat kami tidak menyangsikan lagi akan kemampuan beliau untuk membangun perubahan demi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas,” ucap Mangku Darta. (wat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here