
BENDERA: Adi Priyanto (kiri) saat menerima bendera dari Saifudin Aswardi Rivai sebagai bentuk pelantikan pengurus Perkemi Bali.
DENPASAR – Ketua Umum PB Perkemi Saifudin Aswardi Rivai menilai jika kempo Bali bisa menjadi lumbung medali di ajang PON nantinya. Pasalnya, peta kekuatan atlet kempo saat ini di Indonesia cukup berimbang.
Hal itu diutarakan Saifudin Aswardi Rivai saat pelantikan pengurus Pengprov Perkemi Bali periode 2020-2024 dibawah Ketua Umum Adi Priyanto di kantor PLB Distribusi Bali, Jumat (04/9/2020) malam.
Penegasan Saifudin tersebut karena kempo sebelum-sebelumnya didominasi kenshi DKI Jakarta maupun Jawa Barat. Namun saat ini sejak PB Perkemi rajin mengirimkan Dewan Guru ke daerah-daerah berimbas dalam mendongkrak prestasi makin merata. “Kenshi dari Bali, NTT dan NTB juga mampu berkiprah di kancah nasional,” tuturnya.
Bali sendiri memiliki potensi menjadi lumbung medali di PON dicontohkannya dengan menjadi juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) secara virtual baru-baru ini. Apalagi diakuinya Kejurnas tersebut sangat bergegsi. “Secara total untuk anggota perkemi yang aktif di Indonesia sekitar 400 ribu terdapat total di 1.800 dojo yang tersebar pada 33 provinsi. “Kami mudah menyebar selama 53 tahun keberadaan kempo di Indonesia,” tegasnya.
Di lain pihak, Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali Adi Priyanto mengutarakan jika latihan kenshi tetap digulirkan dengan rutin meski belum ada program Pelatda Bali bagi kenshi PON. “Pandemi virus corona ini memang membuat segalanya menjadi terbatas. Meski demikian, keterbatasan dana pada pandemi covid-19 ini tidak membuat latihan terhenti. Semua ini karena kami ingin kenshi Bali mengukir prestasi gemilang pada PON PON XX/2021 di Papua mendatang,” tegas Adi Priyanto.
Disebutkannya, terpenting saat ini para kenshi PON Bali tetap getol berlatih sedangkan soal pendanaan pihaknya berupaya mencarikan solusi. “Paling membanggakan kenshi Bali telah menyabet raihan 2 emas, 2 perak dan 3 perunggu pada pra-PON lalu. Belum lagi kempo Bali juga keluar sebagai juara umum pada Kejurnas Tandoku Virtual, dengan menyabet 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu,” pungkasnya. (ari)








