Bendungan Ambruk Tertimpa Pohon, Sudah 5 Bulan Belum Tertangani

0
55

Bendungan di Abang rusak akibat tertimpa pohon tumbang belum diperbaiki sejak lima bulan

KARANGASEM – Bendungan yang digunakan warga masyarakat untuk subak atau mengairi sawah di daerah Abang tertimpa pohon tumbang. Akibatnya warga kesulitan untuk menjangkau alat buka tutup saluran air yang ada di atas bendungan karena terhalang tumbangan pohon.

Tak hanya itu, sebagian atap bendungan yang dibangun sejak jaman Belanda ini juga hancur terkena pohon lapuk yang tumbang. Tapi, kondisi itu sampai sekarang belum tertangani.

Bahkan tumbangan pohon tersebut masih tergeletak sejak 5 bulan lalu. Diameter pohon tersebut lumayan besar, sehingga sulit bagi warga setempat untuk menanganinya secara swadaya.

Salah seorang warga setempat, I Nyoman Kari yang juga merupakan petugas kebersihan saluran irigasi di wilayah Desa Abang mengatakan kesulitan menjangkau alat buka tutup bendungan, namun masih beruntung situasi pengairan masih normal, tidak sampai menghambat aliran air ke subak.

“Kami sudah lakukan koordinasi dengan pihak subak yang bersangkutan namun karena kendala alat pengerjaan sehingga belum bisa dilakukan penanganan. Terlebih lagi pohon yang tumbang tersebut ukurannya sangat besar bahkan sulit untuk dijangkau,”ujarnya.

Ia juga mengaku sudah sempat mengadukan hal ini ke Dinas PU terkait saluran irigasi supaya bisa dilakukan penanganan terhadap pohon yang menimpa atap bendungan tersebut.

“Tapi sampai sekarang belum ada penanganan, ini sudah hampir lima bulanan,” ujarnya.

Sementara Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayana mengaku belum mengetahui perihal rusaknya atap bendungan yang berada di wilayah Desa Kesimpar ini.

“Saya belum tau keberadaannya, tadi ada informasi dari warga yang kebetulan menemukan kondisi bendungan ditimpa pohon namun pohonnya belum ditangani masih dalam kondisi rebah diatas bendungan. Nanti saya akan koordinasikan supaya ada penanganan,”ujar Sutirtayana. (ami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here