Revitalisasi Bumi Saat Pandemi, Dongkrak Daya Saing Wisata

0
100

Bupati Suwirta saat melakukan transplantasi terumbu karang sebagai salah satu kegiatan revitalisasi bumi

KLUNGKUNG- Masa pandemi Covid-19 menjadi momentum bagi masyarakat khususnya pelaku pariwisata bahari menata alam guna kelestarian serta mewujdukan pariwisata berkelanjutan.

Salah satu program guna mewujudkan kelestarian alam serta pariwisata berkelanjutan adalah program revitalisasi bumi yang dilunucrkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sosialsiasi program revitalisasi bumi dilaksanakan, di Desa Jungutbatu, Senin (24/8/2020) dengan melibatkan sekitar 100 pelaku pariwisata. Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Seksi Promosi Wisata Minat Khusus Budaya II Kemenparekraf, Lenny Setiawati, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta serta dinas terkait. Selain sosialisasi juga diadakan aksi bersih-bersih pantai, transplantasi terumbu karang.

Menurut Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung Ida Ayu Pujiastuti, revitalisasi bumi merupakan kegiatan padat karya untuk mendukung peningkatan kualitas dan daya saing destinasi pariwisata Indonesia khususnya wilayah pantai. Kegiatan ini ditujukan kepada pelaku pariwisata bahari dan masyarakat pesisir yang terdampak Covid-19. “Focus kegiatannya, pelaku pariwisata dan masyarakat pesisir diajak turut menangani dan meningkatkan kebersiahan, keindahan, kesehatan dan keamanan di destinasi pariwisata,” imbuh Ida Ayu Pujiastuti seraya menyampaikan kegiatan yang diadakan di Nusa Penida seperti , sosialisasi tentang lingkungan, kegiatan bersih-bersih pantai di Pantai Sammada, Pantai Mahagiri serta Pantai Banjar Nyuh. “ Pesertanya di Lembongan sebanyak 100 orang, di Nusa Penida sebanyak 100 orang,” demikian Ida Ayu Pujiastuti.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, mengatakan revitalisasi bumi ini sebagai tindakan memperbaiki alam beserta isinya termasuk manusianya. “Revitalisasi kita laksanakan pada saat bumi mengalami keguncangan, maka dari itu, ini sebagai tindakan atau langkah untuk menjaga lingkungan,” ujar Bupati Asal Nusa Ceningan ini. Terlebih Nusa Penida yang merupakan salah satu destinasi wisata, menurut orang nomor satu di Pemkab Klungkung ini, sudah menjadi kewajiban semua pihak peduli dengan alam Nusa Penida.  

Kepala Seksi Promosi Wisata Minat Khusus Budaya II Kemenparekraf, Lenny Setiawati menyampaikan Pemerintah Pusat melalui Kemenparekraf terus berupaya mempersiapkan program-program dalam menyambut tatanan kehidupan era baru, salah satunya dengan program Revitalisasi Bumi. “Melalui program Revitalisasi Bumi kami mengajak masyarakat mempersiapkan lebih awal dalam menyambut kunjungan wisatawan dengan kehidupan sehat dan bersih. Karena Bali sebagai daerah tujuan wisata utama khusunya di Nusa Penida,” ujar Lenny. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here