
KLUNGKUNG – Desa Aan merupakan salah satu desa wisata di provinsi Bali yang terletak di kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Wilayah ini dibatasi oleh perbukitan dan sungai, serta mayoritas area di desa ini merupakan kawasan perkebunan dan pertanian.
Oleh karenanya, Desa Aan memiliki beragam potensi alam yang dapat memikat wisatawan untuk dapat berkunjung, di antaranya perbukitan yang memiliki pemandangan yang hijau, aliran sungai yang menjadi sumber air bagi warga, dan hamparan ladang dan persawahan yang produktif.
Melihat potensi desa Aan untuk menjadi ikon wisata hijau provinsi Bali, Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Jurusan Pariwisata, Politeknik Negeri Bali mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada tanggal 9 – 10 September 2023, bertempat di Petapan Park, Desa Aan.
Kegiatan pengabdian ini diawali dengan penjajakan dan survey lokasi yang dilaksanakan oleh tim pelaksana, yang diketuai oleh Muhamad Nova, M.Pd., pada tanggal 18 maret 2023. Bersama dengan perbekel desa Aan, I Wayan Wira Adnyana, tim pelaksana mendiskusikan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk meningkatkan potensi wisata yang dimiliki oleh desa Aan, khususnya dalam pengelolaan dan pemasaran atraksi wisata.
Wira menerangkan bahwa desa Aan memiiki potensi atraksi wisata alam yang beragam, seperti Aan Secret Waterfall, Bukit Batu Kembar, dan Petapan Park, serta Tirta Pelukatan yang baru dibangun berdekatan dengan Petapan Park.
Berbekal informasi tersebut, tim pelaksana merancang dan mendiskusikan tindak lanjut yang akan diaplikasikan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kemudian, persiapan kegiatan dilanjutkan pada tanggal 2 September 2023, dengan melaksanakan sosialisasi kepada stakeholders desa Aan terkait dengan solusi-solusi aplikatif yang akan diterapkan dalam serangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, yaitu pelatihan digital marketing dan pendampingan pengembangan potensi wisata, khususnya dalam penyusunan paket wisata.
Kegiatan pertama yang dilaksanakan adalah pelatihan digital marketing. Kegiatan pelatihan Digital Marketing merupakan agenda literasi digital yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pihak desa, pengelola atraksi wisata, dan warga desa dalam penggunaan aplikasi digital dan media sosial untuk melakukan promosi atraksi wisata. Pelatihan ini diikuti oleh stakeholders desa Aan, diantaranya pengelola atraksi wisata, BUMdes, UMKM, pokdarwis, PKK, karang taruna, LPM, LPD, dan perangkat desa. Dalam pelatihan ini, materi terkait digital marketing dibagi menjadi dua pokok bahasan, yaitu digital content creator dan digital marketing.
Materi pertama yang disampaikan dalam pelatihan ini adalah digital content creator. Materi digital content creator dibawakan oleh I. G. P. Fajar Pranadi Sudhana, S.Kom., M.T., seorang dosen IT yang juga sebagai pengampu mata kuliah web design dan digital content creator di Program Studi Usaha Perjalanan Wisata.
Dalam pelatihan ini, pemateri memutarkan beberapa produk konten digital sebagai contoh konten digital yang informatif dan kreatif dan menekankan bahwa terdapat beberapa aspek penting dalam membuat sebuah konten untuk promosi, yaitu target market, media promosi, dan copywriting.

Materi pelatihan yang kedua adalah digital marketing yang dibawakan oleh Dra. Cokorda Istri Sri Widhari, M.M., seorang dosen bidang ilmu manajemen yang juga sebagai pengampu mata kuliah digital marketing, business and entrepreneurship, dan business creation. Dalam pelatihan ini, ditekankan bahwa digital marketing tidak akan dapat berjalan tanpa adanya brand awareness. Sehingga, kegiatan branding menjadi dasar terwujudnya pemasaran yang kompetibel dan berpengaruh terhadap daya minat pembeli.
Kegiatan berikutnya yang menjadi fokus dalam pelaskanaan Pengabdian kepada Masyarakat adalah pendampingan pengembangan potensi wisata desa Aan, yang merupakan agenda utama dari serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Jurusan Pariwisata, Politeknik Negeri Bali. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pihak desa dan pokdarwis dalam mengembangkan potensi wisata, serta pengetahuan pihak desa dan pokdarwis dalam menyusun paket wisata.
Kegiatan pendampingan ini diselenggarakan dengan metode focus group discussion (FGD) dimana dua orang dosen yang bertugas di Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Jurusan Pariwisata, Politeknik Negeri Bali, Drs. I Wayan Basi Arjana, MITHM. dan Drs. I Dewa Gede Ari Pemayun, M.Si., bersama perangkat desa Aan, pengelola atraksi wisata, dan ketua pokdarwis berdiskusi untuk memetakan potensi wisata yang ada di desa Aan dan merancang elemen-elemen dan aspek-aspek yang berpengaruh dalam menyusun sebuah paket wisata untuk wisatawan, seperti itinerary, destinasi wisata, souvenir, harga, dan akomodasi.
Kegiatan ini diselenggarakan di taman baca Petapan park dan menghasilkan luaran berupa sebuah paket tour perjalanan wisata di desa Aan. kegiatan ini diikuti oleh para stakeholders desa Aan, diantaranya perbekel desa Aan, ketua BUMdes, ketua pokdarwis, pengelola homestay, dan pengelola atraksi wisata.
Perbekel desa Aan, I Wayan Wira Adnyana, menegaskan bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sangat diperlukan untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun desa Aan, khususnya dalam pengelolaan atraksi wisata dan mempromosikan desa Aan sebagai desa wisata.(jayy)








