
GIANYAR – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gianyar mengikuti IT Security Assessment (ITSA) secara daring di ruang rapat Diskominfo Gianyar, Senin (28/8/2023) pagi.
ITSA di Dinas Kominfo berlangsung selama lima hari mulai 28 Agustus 2023 yang diuji oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI.
Ketua Tim ITSA dari Badan Siber dan Sandi Negara Taufik Hidayat mengungkapkan, tujuan dilaksanakannya ITSA untuk melakukan pengujian terhadap sistem keamanan yang telah diterapkan pada sistem elektronik milik pemerintah untuk memastikan aset tersebut dapat digunakan dengan baik dan optimal.
Ini juga menjadi tahapan untuk mengantisipasi kejahatan siber supaya bisa diatasi sebelum aplikasi terjun ke publik. ITSA yang digelar tersebut juga bertujuan untuk meninjau celah keamanan aplikasi yang dibangun oleh Bidang Aptika Dinas Kominfo Gianyar.
Melalui ITSA, BSSN akan memberikan rekomendasi terkait perbaikan jika ditemukan adanya celah keamanan aplikasi, juga rekomendasi jika aplikasi tersebut siap untuk di-publish.
Sementara sambutan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gianyar yang dibacakan Kabid Persandian dan Statistik Desak Ketut Ariasih, kegiatan IT Security Assessment (ITSA) sangat penting bagi Diskominfo selaku leading sektor aplikasi yang ada di pemerintahan.
Aplikasi yang dibuat harus terintegrasi guna mendukung kerja cerdas yang berujung pada pelayanan publik yang efektif.
Aplikasi yang diuji yakni Aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK, SIM RS Payangan, Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) dan E-Surat.
“Ini merupakan ITSA yang kedua kalinya dilakukan oleh Diskominfo Gianyar,” terang Desak Ketut Ariasih.
Desak Ketut Ariasih berharap pelaksanaan ITSA kali ini berjalan lancar dan juga celah keamanan yang ditemukan dapat dilakukan perbaikan secepatnya.
“Bagaimanapun canggihnya sebuah peralatan, jika digunakan tanpa kesadaran dari individu mengenai pengamannya maka semua akan sia-sia,” imbuh Desak Ketut Ariasih. (jay)








