
foto : Disdukcapil Buleleng launching 3 fitur layanan admiduk.
BULELENG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa menyambut baik sekaligus mengapresiasi 3 inovasi layanan administrasi kependudukan (Admiduk) yang dilaunching Didukcapil Kabupaten Buleleng.
Selain sebagai wujud layanan prima kepada masyarakat, inovasi berupa BALITA (Bayi Lahir Berakte), NYAKSI (Menyerahkan Akte Kawin Saat Acara Perkawinan) dan AKSAMA (Akte Kematian Diserahkan Saat Masih Berduka) melalui aplikasi Aku Online juga merupakan komitmen Pemkab Buleleng dalam memenuhi kebutuhan warga masyarakat.
“Administrasi Kependudukan ini adalah kebutuhan yang mendasar, karena jika tidak dikelola dengan baik bisa berdampak multi dimensi pada kehidupan bermasyarakat,”tandas Sekda Suyasa pada acara lounching Fitur Layanan BALITA, NYAKSI dan AKSAMA di Ranggon Sunset Pantai Penimbangan, Jumat (23/6/2023).
Pada kegiatan yang dirangkaikan dengan penyerahan printer khusus untuk mencetak Kartu Identitas Anak (KIA) secara simbolis kepada 9 kecamatan di Kabupaten Buleleng, Sekda Suyasa juga mengapresiasi kerjasama Pemkab Buleleng dengan Institut Pariwisata Bisnis Internasional sebagai upaya meningkatkan pelayanan balita yang harus di dukung sinergitas seluruh perangkat desa dan masyarakat.
“Oleh karena itu kami berharap semua program kependudukan ini dapat diterapkan oleh perangkat desa, dikeluarkan dan diberikan kepada masyarakat,” tandas Sekda Suyasa dibenarkan Made Juartawan.
Selaku Kadisdukcapil, Juartawan menegaskan yang terpenting dalam pengembangan fitur layanan ini adalah sinergitas perangkat desa dan fasilitas kesehatan secara berkelanjutan.
“Dibutuhkan peran aktif dari desa untuk mengelola data warganya, kemudian faskes atau bidan dalam penanganan persalinan bayi,” terangnya.
Ia menambahkan, kelebihan fitur layanan pada aplikasi Aki Online ini adalah penerbitan dokumen hanya butuh waktu 3 jam, dengan catatan persyaratan yang diperlukan sudah lengkap.(kar,dha)








