
GIANYAR – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dinilai dapat menjadi ketahanan energi di masa depan. Salah satu alasanya karena PHE mengelola puluhan wilayah kerja (blok) yang terletak di dalam dan luar negeri.
Hal itu diungkapkan Anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta, SH., saat sosialisasi peran Pertamina Hulu Energi (PHE) dalam menjaga ketahanan energi nasional kepada siswa, guru dan pegawai di SMAN 1 Tampaksiring, Kamis (4/5/2023).
Menurutnya, PHE memiliki kontribusi besar terhadap produksi minyak dan gas (Migas) tingkat nasional.
“Bisa dibayangkan jika tidak ada Pertamina Hulu Energi maka ketersediaan migas akan sangat tergantung pada perusahaan eksplorasi lain,” kata Nyoman Parta.
Pada prinsipnya, tentu masyarakat akan memberikan dukungan terhadap pengembangan Pertamina Hulu Energi Subholding upstream tersebut selama berdampak baik.
Nyoman Parta dalam kesempatan tersebut juga memberikan dukungan terhadap PHE dalam melakukan ekspansi sesuai strategi perusahaan dan langkah-langkah investasi, serta sumber pendanaan investasi. Namun tetap memperhatikan kebijakan sesuai dengan UU yang berlaku dan tidak bertentangan dengan UUD 1945.
Mengingat masih banyak berpandangan banyak yang tidak mengetahui anak perusahaan Pertamina ini. Khalayak banyak yang mengira Pertamina hanya dengan pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk masyarakat.
“Inilah mengapa, sosialisasi tentang Pertamina Hulu Energi ini dilakukan agar masyarakat tahu bahwa ada banyak bidang di Pertamina, dan masyarakat semakin tahu apa itu Pertamina Hulu Energi dan bidang kegiatannya,” katanya.
“Ini juga menjadi pengetahuan baru untuk anak-anak sekolah, khsuusnya di SMAN 1 Tampaksiring, agar lebih memahami PHE dan kontribusinya,”tambah Parta.
Sementara, salah satu peserta Ketut Suwindu mengaku senang dapat mengikuti sosialisasi ini.
“Selaku guru, kami sangat berterima kasih karena program ini diberikan ke sekolah kami, jadi menambah wawasan kami, dan anak-anak sehingga lebih paham tentang PHE”, ungkapnya. (*)








