JembranaTerkini

Nelayan Muncar Tewas di Atas Perahu

Warga mendatangi lokasi untuk mengenali korban.

JEMBRANA – Warga di seputaran Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, dibuat gempar adanya seorang nelayan meninggal di atas perahu, Sabtu (7/1/2023) pukul 20.00 wita malam.

Setelah diperiksa, nelayan meninggal diketahui bernama Businal (60) warga Muncar Banyuwangi.

Identitas si korban dikenali salah satu kerabatnya yang mendatangi lokasi. Diduga penyebab meninggalnya pria tersebut, lantaran sakit.

Dari pantauan, puluhan warga mendatangi lokasi, di pinggir pantai. Tubuh korban yang sudah kaku, dikenali oleh kerabatnya asal Pengambengan.

Saksi Hariadi yang pertama menemukan nelayan tersebut saat mancing sekitar pukul 20.00 wita.

Saat itu, Hariadi sedang mancing di pinggir pantai. Kemudian kaget melihat perahu fiber tanpa lampu dan mati mesin terombang ambing dihempas ombak.

“Saya sedang mancing, keadaan perahu sudah terdampar dihempas ombak,” ungkapnya.

Dikarenakan situasi gelap dan perahu terus terombang-ambing di lautan, kemudian dia berinisiatif mencari bantuan untuk memeriksa keadaan perahu.

“Saya memanggil beberapa warga sekitar sini, untuk ikut memeriksa keadaan membantu menaikkan perahu ke pantai,” jelasnya.

Saat ditemukan korban diketahui sudah tak bernyawa.

Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Raka Wiratma menjelaskan, penemuan orang meninggal di atas perahu di Pantai Pebuahan, bernama Businal (60), asal Muncar, Banyuwangi.

BACA JUGA:  Festival Seni Bali Jani VIII Resmi Dibuka, Estafet Perayaan Seni Bali Berlanjut

Diduga perahunya terdampar terbawa arus ke pantai.

“Perahu korban menepi dengan sendirinya, mesin dalam keadaan mati, lampu mati. Menepi ke pinggir pantai dan ditemukan oleh warga yang sedang mancing, orangnya juga di dalam perahu sudah keadaan meninggal,” jelasnya.

Ditambahkan Wiratma dugaan awal korban meninggal, karena mengalami penyakit bawaan. Saat ini, korban sudah dibawa ke RSU Negara guna pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. (ara,dha)

Warga mendatangi lokasi untuk mengenali korban.

Back to top button