
GIANYAR – Proyek jalan yang menghubungkan Banjar Kelusa Desa Pejeng Tengah dan Banjar Panglan Desa Pejeng kecamatan Tampaksiring, Gianyar, akhirnya rampung.
Masyarakat sudah bisa melintasi akses jalan yang amblas pada 15 November 2021 tersebut.
“Kualitas jembatan cukup bagus, jalan menjadi lebih lebar dan desa tertata lebih indah,” kata Bupati Gianyar Made Mahayastra saat meninjau akses jalan tersebut pada Minggu (1/1/2023).
Mahayastra berharap infrastruktur ini bisa dipelihara dengan baik dan bermanfaat untuk mobilitas masyarakat.
“Mari kita jaga insfrastuktur yang sudah kita buat dengan anggaran yang besar agar tetap berguna bagi masayakat,” harapnya.
Proyek jalan amblas itu mulai digarap 24 Juni 2022 dengan nilai kontrak Rp 2,5 miliar lebih. Pengerjaannya dilakukan selama 180 hari dan rampung sesuai target pada akhir 2022.
Bupati Mahayastra mengatakan, dana proyek bersumber dari APBD Kabupaten Gianyar. Desain perbaikan menggunakan bogdaker atau jembatan.
Jalan penghubung Banjar Kelusa dengan Banjar Panglan keberadaannya cukup vital bagi masyarakat setempat.
Sempat tidak mendapatkan penganan dengan cepat karena pandemi Covid-19 yang mengharuskan Pemkab Gianyar refocusing anggaran.
Akibatnya, selama tujuh bulan lebih jebol, akses masyarakat tersendat tanpa kepastian. Warga dari Banjar Kelusa yang hendak ke Desa Pejeng harus memutar lewat Desa Bedulu, begitu juga sebaliknya. Warga harus menempuh jarak memutar sekitar 1 kilometer. (jay)








