
MANGUPURA- Tanah pemakaman atau kuburan muslim Banjar Angantiga, Desa Petang, Kecamatan Petang, Sabtu (26/11/2022) mengalami longsor. Musibah yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita, disebabkan cuaca ekstrem hujan lebat melanda di wilayah tersebut dan sekitarnya terampak.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung, I Ketut Murdika, Minggu (27/11/2022) mengungkapkan material longsor dari kuburan muslim menimpa dan merobohkan tembok warung milik salah satu warga.
“Cuaca ekstrim hujan deras yang terjadi pada Sabtu malam menyebabkan kuburan Muslim di Angantiga longsor dan material longsor merobohkan tembok warung,” ujarnya.
Dari pendataan yang dilakukan Tim BPBD Badung, longsor terjadi dengan panjang 10 meter dan tinggi 8 meter menimpa tiga warung milik Ahmad Ritaudin, Sriani, dan Amirudin. Namun dari tiga warung tersebut, satu warung milik Ahmad Ritaudin yang mengalami rusak parah.
“Dari tiga warung yang kena material longsoran, hanya 1 yang rusak temboknya sampai roboh ” jelasnya.
Lebib lanjut, TRC PB BPBD Badung meluncur ke lokasi bencana atau kejadian untuk melakukan assesment di lokasi. Tim yang atensi di lokasi selain dari BPBD Badung juga ada Kelian Dinas Angantiga, pemilik warung, warga sekitar dan lainnya.
Dikatakannya, tingkatan bencana atau kejadian ini termasuk kejadian ringan. Kerugian ditaksir sekitar Rp20 juta.
Selain itu juga terjadi pohon tumbang menutupi akses jalan di selatan kantor Camat Petang, pohon tumbang di Banjar Gunung, Desa Taman, Abiansemal, pohon tumbang di kawasan Kutuh-Sawangan, serta di selatan Kantor Camat Petang. (lit/jon)








