
BADUNG – Pemuda berinisial Putu KW yang mengamuk di Jalan Raya Kerobokan, Banjar Semer, Kuta Utara, Badung, diketahui mengalami gangguan kejiwaan.
Pemuda Gempal ‘Kerauhan’ di Kerobokan hingga Tikam Warga
Itu diungkapkan Kapolsek Kuta Utara Kompol Putu Diah Kurniawandari seusai memintai keterangan orang tua pelaku, Kamis (1/9/2022) sore.
“Dia selama ini tinggal di Kepaon, Denpasar Selatan bersama orang tuanya. Asal pelaku dari Gerogak, Tabanan,”Kompol Putu Diah Kurniawandari.
Pelaku mengalami gangguan kejiwaan sejak kelas IV SD, dan sering diajak berobat, baik ke dokter dekat rumahnya di Kepaon maupun ke tempat lain. Namun, hingga kini Putu KW tak kunjung sembuh.
Meski mengalami gangguan jiwa, pelaku sebelumnya jarang mengamuk kalau tidak diprovokasi. Ia terkadang bersikap wajar tanpa membuat keributan dan hanya menari saat ada upacara keagamaan atau para pemuda sedang latihan nabuh di bale banjar.
“Dia jarang melakukan tindakan kekerasan seperti yang dilakukannya di Jalan Raya Kerobokan,”ungkap Kompol Diah.
Kompol Diah menegaskan, Putu KW sudah sering dilarang oleh orang tuanya agar tidak keluar rumah atau membawa kendaraan sendiri. Hanya, pelaku diam-diam mengambil motor dan keluar saat orang tuanya sedang bekerja.
“Kami saat ini masih sedang memeriksa orang tua pelaku. Masih di kantor nanti kalau sudah selesai memeriksa baru kami sampaikan lagi,” tandasnya. (dum)








