
JEMBRANA – Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) Kabupaten Jembrana, menuju Jembrana Emas 2026, terus bergulir.
Hal tersebut tercermin dengan dilaksanakannya Bimbingan Teknis (Bimtek) Tahap II, Gerakan menuju Kota Cerdas (Smart City) melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika, di ruang Lantai 2 Jimbarwana Rabu (20/7/2022).
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika, telah melaksanakan hal serupa. Bimtek Pemerintahan Berbasis Elektronik pada 22 s/d 23 Juni 2022, tidak hanya melibatkan Dewan Smart City Kabupaten Jembrana termasuk Tim Pelaksana Smart City Kabupaten Jembrana Tahun 2022.
Bimtek Tahap II, Gerakan menuju Jembrana Kota Cerdas, berlangsung 20 sampai 21 Juli 2022 dengan 100 peserta berasal dari pelaksana desa dan kelurahan.
Dengan dilaksanakannya bimbingan teknis Tahap II, Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) Kabupaten Jembrana Tahun 2022.
Bupati I Nengah Tamba saat memberikan arahannya berharap melalui Bimtek dapat terciptanya sebuah kebijakan perencanaan dalam pengembangan Smart City menuju Jembrana Emas 2026.
“Kami harap Master Plan Kota Cerdas (Smart City) Kabupaten Jembrana bisa sejalan dan selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Jembrana 2021-2026,” harapnya.
Pada bimtek tersebut Bupati Tamba tak lupa memberikan apresiasi dan dukungannya atas terselenggaranya bimbingan teknis ini, hal ini sebagai salah satu komitmen pemerintah untuk mewujudkan sistem pemerintah berbasis elektronik yang mudah, cepat, aman dan terpercaya,” jelasnya.
Kepada peserta bimtek dari semua unsur tim pelaksana hingga desa/lurah yang terlibat, dapat mengikuti kegiatan ini hingga tuntas.
“Ikuti dengan sebaik-baiknya, berperanlah aktif, sehingga master plan yang dihasilkan dapat menjadi acuan dalam membangun Jembrana kedepan, menuju masyarakat Jembrana bahagia dan Jembrana emas tahun 2026,” tandasnya.
Plt Kepala Dinas Kominfo I Made Yasa dalam laporan peserta Bimbingan Teknis Tahap II penyusunan master plan Kota Cerdas (Smart City) Kabupaten Jembrana ini diikuti sebanyak 100 peserta dari tim pelaksana serta Desa Kelurahan. (ara,dha)








