
KLUNGKUNG- Vaksinasi serentak di 34 provinsi ini dilakukan guna mencapai target 70 persen angka vaksinasi. Khusus di Bali target capaian vaksinasi 80 persen.
Guna memenuhi target tersebut Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Bali makin gencar melaksanakan vaksinasi massal, turun langsung membuka gerai vaksinasi di balai banjar, balai desa bahkan door to door atau jemput bola.
Vaksinasi massal, Senin (4/7/2022) diadakan di Desa Jumpai, Kecamatan Klungkung, persisnya di Balai Banjar Jumpai Kangin. Sesuai data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, di Desa Jumpai terdapat sasaran sebanyak 1.658 orang. Mereka yang sudah ikut vaksin sebanyak 977 orang (58,92 persen). Sisanya sebanyak 600 orang yang belum vaksinasi booster atau dosis tiga.

Pantauan di Balai Banjar Jumpai Kangin, warga cukup antusias mendaftarkan diri agar bisa ikut vaksinasi.
Sebagian besar warga menyatakan berterima kasih pelaksanaan vaksinasi diadakan di balai banjar, sehingga pelayanan bisa lebih dekat dan mudah diakses oleh warga.
“Saya pas libur dan dikasi tahu ada vaksinasi di balai banjar. Jadinya untuk vaksinasi tidak jauh,” tandas salah seorang warga Made Megantara.
Megantara yang selama ini bekerja di Denpasar mengaku sulit dapat waktu libur. Pas libur, tidak ada jadwal vaksin di desanya.
Hal senada juga disampaikan Made Supadma, selama enam bulan dirinya menunggu ada pelaksanaan vaksinasi di desa.
“Setelah vaksinasi kedua, saya hampir enam bulan menunggu ada vaksinasi di desa agar lebih dekat. Syukur, kemarin ada pemberitahuan katanya ada vaksinasi yang diadakan BIN. Kalau (vaksin) tidak ada di desa, mungkin saya tidak ikut vaksinasi booster,” kata Supadma.
Saking antusiasnya, Supadma sempat hendak mendaftarkan istrinya ikut vaksin booster. Tapi setelah ditanyakan kepada petugas kesehatan, istrinya tidak bisa ikut vaksin karena dalam kondisi hamil dan sedang mengkonsumsi obat.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Wayan Kariyana dikonfirmasi menyampaikan, untuk mensukseskan pelaksanaan vaksinasi massal, perlu dukungan dan peran serta dari tokoh masyarakat seperti kepala desa, kepala dusun untuk mengajak warganya yang belum vaksin ikut vaksinasi.
“Ini demi kesehatan kita semua. Meskipun sudah vaksin dosis dua, vaksinasi dosis tiga ini penting untuk mencegah penularan Covid-19,” ujar Kariyana seraya menyampaikan terima kasih kepada pihak BIN yang sudah ikut membantu percepatan vaksinasi di Klungkung. (yan)








