
BULELENG – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana Senin (6/6/2022) melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Buleleng.
Selain pengerjaan gedung yang harus sesuai ketentuan aturan dan kontrak kerja dengan rekanan pembangunan PLUT senilai Rp8 miliar pada kawasan Kolam Renang Nirmala Asri, Kelurahan Banyuasri juga diharapkan bisa menjadi tempat strategis pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk beraktifitas dan menggerakkan perekonomian Buleleng.
“Ya ini kan dananya cukup besar Rp8 miliar lebih, saya berharap pengerjaannya sesuai ketentuan yang ada dan selesai tepat waktu diperkirakan Oktober 2022,” tandas Bupati Suradnyana, usai peletakkan batu pertama pembangunan PLUT di kawasan Kolam Renang Nirmala Asri Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng.
Bupati Suradnyana didampingi Kajari Buleleng Rizal Syah Nyaman dan Kepala DP2K-UKM Buleleng Dewa Made Surdiarta mengungkapkan pengawasan ketat terhadap proses pembangunan gedung UKMK dilakukan karena dananya bersumber dari DAK Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
“Saya harap tidak Bapak Kajari turut melakukan pengawasan, jangan sampai ada DAK molor sehingga berdampak pada kucuran DAK berikutnya, kalau molor bisa tidak dapat lagi,” tukasnya.
Ia juga berharap PLUT memberikan manfaat bagi UMKM dan masyarakat untuk membangkitkan perekonomian.
“Saya berharap tempat ini bisa memberi manfaat bagi UMKM kita dengan maksimal, perlu mengajak kreator kita untuk membuat pameran, sehingga ruang ini benar-benar bermanfaat untuk interaksi UMKM lebih kreatif,” tandasnya.
Senada dengan Bupati Buleleng, Rizal Syah Nyaman selaku Kajari Buleleng menandaskan pendampingan telah dilakukan Tim Kejari Buleleng dalam prose pembangunan gedung PLUT Kabupaten Buleleng.
“Kita lakukan pengawasan pembangunan gedung PLUT ini melalui tim, sehingga dapat berjalan sesuai ketentuan, kontrak kerja yang telah ditandatangani dengan rekanan,” tandas Kajari Rizal dibenarkan Dewa Made Sudiarta.
Selaku Kepala DP2K-UKM Buleleng, Sudiarta mengungkapkan pendampingan telah dilakukan Tim Kejari Buleleng sejak penandatanganan kontrak kerja dengan rekanan.”Dengan pendampingan kita harapkan pekerjaan berlangsung sesuai dengan ketentuan dan berkualitas,” tegasnya.
Sudiarta menambahkan, pada gedung PLUT ini dirancang 4 inkubator bisnis seperti agrobisnis, kuliner dan yang paling penting inkubator digital. (kar,dha)








