
DENPASAR – Mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Udayana (Unud) bergerak melakukan kampanye pelestarian jamu melalui sebuah kegiatan bertajuk MenJaDoel. Puncak kegiatan atas kolaborasi bersama Rumah Reina itu dijadwalkan terlaksana pada 12 Juni 2022 di Geo Open Space, Jalan Raya Kedampang, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung.
Sebagai Dosen Penanggung Jawab Acara, Dewa Ayu Sugiarica Joni, S.Sos.,M.A. mengungkapkan, MenJaDoel sesungguhnya merupakan salah satu project dari mata kuliah Aktivitas Humas. MenJaDoel sendiri adalah singkatan dari Men-Jamoe Doeloe.
“Ini bagian dari mempersiapkan adik-adik mahasiswa dan mahasiswi, untuk selanjutnya ke dunia kerja. Dengan ini, maka mereka bisa memiliki pengalaman langsung,” ungkapnya dalam press conference MenJaDoel, Sabtu (4/6/2022).
Sementara Ketua Acara MenJaDoel, Ida Ayu Fabiola Grace mengungkapkan, kurangnya minat masyarakat terhadap jamu, adalah salah satu alasan diadakannya kegiatan tersebut. Melalui MenJaDoel, pihaknya berharap masyarakat bisa mengetahui urgensi dari jamu Indonesia terhadap kesehatan masyarakat.
“Ini juga untuk membantu Generasi Milenial dan Gen Z, mengetahui pentingnya eksistensi jamu di tengah masyarakat,” sambungnya.
Dibeberkan dia, rangkaian kampanye MenJaDoel diawali dengan digital campaign #YukJadoel melalui media sosial Instagram @menjadoel. Kemudian untuk puncak acaranya, rencana terselenggara pada 12 Juni 2022 nanti, di Geo Open Space, Jalan Raya Kedampang, Kerobokan Kelod, Kuta Utara.
“Main event MenJaDoel akan melibatkan Rumah Reina dalam mempromosikan jamu lewat talkshow, demo pembuatan jamu, dan pameran jamu,” ungkapnya mengenai acara yang akan diisi pula hiburan lain seperti Bazar Sunday Market UMKM dari berbagai sektor, jamu gendong runway, musical performance serta stand up comedy.
“Kampanye ini kami susun dengan sentuhan jaman doeloe yang dipadukan dengan gaya yang disukai Gen Z dan Milenial,” tambahnya.
Pemilik Rumah Reina, Made Ayu Aryani mengungkapkan, MenJaDoel sesungguhnya memiliki visi misi yang sama dengan pihaknya. Yakni sama-sama ingin menggerakkan pemuda, dalam mengkonsumsi jamu.
“MenJaDoel bersama Rumah Reina adalah sarana mengembangkan kearifan lokal dalam upaya melestarikan jamu sebagai warisan budaya Indonesia di tengah modernisasi generasi saat ini. Serta membantu mendukung UMKM penggiat jamu untuk tetap bertahan dan berkembang,” sebutnya.
Sasaran yang ingin dicapai dalam kampanye tersebut, sambung dia, yakni agar masyarakat khususnya generasi muda, dapat mengenal dan tertarik mengkonsumsi jamu. Apalagi jamu dengan beragam rasanya, diyakini memiliki banyak manfaat positif bagi kesehatan. (adi/jon)








