
GIANYAR – Duta Kabupaten Gianyar melakukan berbagai persiapan untuk bisa tampil maksimal di Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIV yang digelar pada 10 Juni hingga 10 Juli 2022.
“Duta Kabupaten Gianyar sudah siap tampil maksimal tahun ini. Dengan persiapan yang matang dari Februari lalu hingga kini progresnya telah 90 persen,” ujar Anak Agung Gede Ngurah Agung, Koordinator Duta Kabupaten Gianyar saat ditemui di Kantor Dinas Kebudayaan Gianyar, Senin (30/5/2022).
Duta yang nantinya tampil di PKB telah dilakukan uji coba sehingga pihaknya optimis bisa meraih juara dalam kesenian yang dilombakan.
“Dengan persiapan yang kita lakukan, optimis target juara bisa diraih. Dalam parade juga kita optimis tampil terbaik,” ujar Anak Agung Gede Ngurah Agung yang juga Pejabat Fungsional Pamong Budaya Dinas Kebudayan Kabupaten Gianyar ini.
Segendang sepenarian, Koordinator Umum Parade Gong Kebyar Duta Kabupaten Gianyar, I Nyoman Gembira juga menyebut persiapan telah mencapai 95 persen.
“Gong Kebyar Dewasa akan membawakan tiga materi. Tabuh Kreasi Mirah Banyu, Tabuh Kreasi Ki Pasung Grigis, dan Pragmentari Ki Tunjung Tutur,” ucapnya.
Tabuh Kreasi Ki Pasung Grigis diangkat dari cerita Kerajaan Bedahulu dengan mahapatih Ki Pasung Grigis yang tinggal di Banjar Tengkulak Kelod.
Ki Pasung Grigis sendiri merupakan panglima perang Kerajaan Bedahulu. Karena sumpah palapa yang digaungkan Mahapatih Gajah Mada yang ingin menyatukan nusantara, tapi kualahan saat mengalahkan Ki Pasung Grigis.
Karena memiliki jiwa ksatria, Ki Pasung Grigis rela diikat dan dibawa ke tanah Jawa asalkan tujuannya tercapai untuk menyatukan nusantara demi kesejahteraan rakyat.
I Nyoman Gembira menjelaskan, makna dari cerita tersebut yaitu sebagi pemimpin harus berani berkorban demi kesejahteraan masyarakatnya. “Makna yang bisa diambil dari cerita tersebut hendaknya sebagai pemimpin kita berani mengorbankan diri demi kepentingan masyarakat bahkan negara,” jelasnya.
“Jangankan badan, jiwapun akan dikorbankan demi negara,” imbuhnya.
Kabupaten Gianyar akan mengirim 12 duta untuk dilombakan pada PKB. Selain itu, juga mengirimkan berbagai kesenian seperti gong kebyar, dramatari, serta kesenian lain untuk tampil memukau di Art Center Denpasar. (jay)








