
BULELENG- Pemkab Buleleng melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) sikapi serius Surat Edaran Kementerian Kesehatan (SE-Kemenkes) Republik Indonesia Nomor : DG/01.01/ II/532/2022 tentang Pemutahiran Data Tenga Kesehatan Non Aparat Sipil Negara (Nakes Non ASN).
Tidak hanya di lingkungan dinas kesehatan, Kadiskes Buleleng Sucipto bersama sekretarisnya, Nyoman Budiastawan langsung melakukan pemutahiran data Nakes Non ASN ke RSUD Buleleng, RSUD Tangguwisia, RSP Girimas dan 20 Puskesmas yang ada di Kabupaten Buleleng.
“Dari pemutahiran data dan cut off per Bulan April 2022 yang dilakukan, total jumlah Nakes Non ASN yang terdaftar sebanyak 627 orang,” ungkap Kadiskes Sucipto, Rabu (25/5/2022) usai memimpin rapat intern tim advokasi rekrutmen P3K tahun 2022.
Sucipto menegaskan, pemutakhiran data exel Nakes Non ASN dilaksanakan tim advokasi Dinkes Buleleng serangkaian proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dilaksanakan Kemenkes Republik Indonesia tahun 2022.
“Sesuai kreteria antara lain tenaga honorer yang terdaftar berdasarkan cut off per Bulan April 2022, sebanyak 27 nakes Non ASN dilingkungan Dinkes Buleleng,349 nakes non ASN di RSUD Buleleng, 71 nakes non ASN di RSUD Tangguwisia, 51 nakes non ASN di RSP Girimas dan 129 nakes non ASN yang tersebar di 20 Puskesmas se-Kabupaten Buleleng sudah dilakukan penyesuaian data excel dan masuk dalam daftar usulan P3K,” tandasnya.
Kadiskes Sucipto menambahkan, data Nakes Non ASN yang telah dimutahirkan ini segera diusulkan ke Kemenkes melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali.(kar/jon)








