
GIANYAR – Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra mengatakan, dana TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) untuk ASN selama September-Desember 2021 tidak dibayarkan.
Menurut Bupati Made Agus Mahayastra, tidak dibayarkannya TPP selama September-Desember 2021 karena tidak ada anggaran. Namun, ia memastikan untuk 2022 dibayar penuh.
“Iya, memang tidak ada anggaran. Kita hanya belanja pemerintahan agar tetap berjalan,” ujar Bupati Mahayastra saat ditemui di lobby Kantor Bupati Gianyar, Senin (14/3/2022).
Mahayastra berharap ASN tetap bersyukur karena di tengah situasi sulit dampak pandemi TPP selama Januari-Desember 2022 dibayar penuh.
“Januari dan Februari lancar. Untuk Maret belum karena pembayaranya TPP biasanya tanggal 19,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, TPP dianggarkan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah dari PAD. Berdasarkan Perbup Nomor 2 tahun 2021 tentang tambahan penghasilan kepada Aparatur Sipil Negara di luar gaji pokok, pejabat setingkat Sekda mendapat TTP Rp 25 juta, kepala bagian Rp 15 juta, Kadis Rp 19 juta per bulan.
Sekda juga mandapat TPP dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Rp 5,5 juta per bulan ditambah dari bagian pengadaan barang dan jasa Rp 6 juta. Total TPP yang diterima Rp 36,5 juta setiap bulan.
Sementara hingga pertengahan Maret 2022, PAD Gianyar menyentuh Rp 60 miliar dari sebelum pandemi mencapai Rp 130 miliar.
“Sampai saat ini kita baru menyentuh angka Rp 60 miliar, jauh dari tahun sebelum pandemi. Semoga perekonomian cepat kembali pulih,” ujar Kepala BPKAD Gianyar, Ngakan Jati Ambarsika mendampingi Bupati Gianyar.
Sebelumnya, ASN Gianyar dibuat resah dengan beredarnya pesan via WhatsApp TPP Oktober-Desember hangus alias tidak dibayarkan. Mereka pun bertanya-tanya kebenaran kabar tersebut karena sangat bergantung pada TPP untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (jay)








