
KARANGASEM—Pandemi Covid-19 yang belum melandai membuat panitia karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih, melangsungkan upacara pemelastian pralingga Ida Bhatara, secara estafet ke Tegal Suci, Banjar Tegenan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Selasa (15/3/2022) ini.
Ketua Panitia Karya, Jro Mangku Widiartha mengungkapkan, prosesi pemelastian diawali dengan nedunang pralingga Ida Bhatara, yang dilaksanakan Senin (14/3/2022) pukul 15.00. Wita.
“Prosesi nedunang pralingga Ida Bhatara diawali dengan upacara nuwur tirta yang sudah dilaksanak pagi tadi,”
terang Jro Mangku Widiarta di sela-sela persiapan nedunang pralingga Ida Batara di Pura Penataran Agung Besakih.
Widiartha menambahkan, prosesi nedunang Ida Bhatara sebagai symbol Ida Bhatara Kabeh sudah turun atau berkumpul di pesamuan senaca.
“Ini juga bisa diartikan ada sebuah pertemuan untuk kelanjutan prosesi masucian ke Tegal Suci. Upacara ini akan dipimpin pemangku pengemong masing-masing wiwidangan pura,”jelasnya.
Pelaksanaan upacara melasti, juga melibatkan krama Desa Adat Besakih dan 13 Desa Adat Pragunung atau desa penyangga. Menurut Widiarta, Selasa sore hari ini, Ida Bhatara bakal memargi (berjalan) dari Pura Agung Besakih menuju Tegal Suci pukul 10.00 Wita.
“Krama yang mendapat tugas ngayah mundut pralingga Ida Bhatara dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal yang diperoleh masing-masing pedarmaan. Nanti ada krama khusus mundut saat menuju Tegal Suci dan saat mewali atau kembali ke Besakih dari Tegal Suci. Ini kami lakukan mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19,” pungkas Widiartha. (wat/jon)








