
JEMBRANA – Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol, Perjanjian Jaminan dan Perjanjian Regres, sekaligus penamaan Jalan Tol Jagat Kerthi Bali, baru saja dimulai. Hal ini mendapat sambutan luar biasa dari Bupati Jembrana.
Pembangunan Tol Jagat Kerthi Bali sendiri direncanakan memiliki panjang 96,84 kilometer. Khusus di Kabupaten Jembrana, sesi Gilimanuk-Pekutatan volume panjangnya 54,7 kilometer atau 55,4 persen dari seluruh jalan penghubung Gilimanuk-Mengwi.
Sesuai rencana, pembangunan atau ground breaking dilakukan pada Juli 2022 mendatang serta ditarget selesai 2024. Jembrana yang dilintasi jalan tol tentunya akan menggelar “karpet merah” untuk investasi di Kabupaten Jembrana. Demikian diungkapkan Bupati Tamba Rabu (9/3/2022) kemarin.
“Semua saat ini menunggu tol (terealisasi), termasuk masyarakat Jembrana. Pembangunan infrastruktur dulu, baru perekonomian akan mengikuti,” jelasnya.
Bupati Tamba mengaku merasa bahagia dengan terwujudnya jalan tol yang terealisasikan tahun 2022 ini dan target selesai 2024.
Secara tidak langsung, sejumlah investasi dipastikan akan masuk ke Kabupaten Jembrana, yang mendapat jatah sejumlah tol gate.
“Sehingga perekonomian masyarakat juga akan bergulir, menuju Jembrana Emas 2026. Tol akan menjadi pintu masuk, perkembangan perekonomian di Gumi Makepung,” tandasnya. (ara,dha)








