
BULELENG – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Buleleng mengakibatkan bencana alam berupa tanah longsor di Desa Sepang dan pohon tumbang di Desa Kekeran Kecamatan Busungbiu.
Tidak ada korban jiwa pada bencana tanah longsor yang menimbun rumah milik Ketut Sirka (45) di Banjar Dinas Kerobokan Desa Sepang tersebut.
“Tidak ada korban jiwa pada musibah tanah longsor yang menimbun 2 kamar tidur milik korban. Selain membantu evakuasi, Regu I Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD juga langsung melaksanakan assement dan menyerahkan bantuan sembako kepada korban,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, Kamis (4/11/2021) malam usai evakuasi.

Mantan Kepala DLH Buleleng ini menambahkan, selain bencana tanah longsor Regu I TRC BPBD Buleleng juga menangani pohon berdiameter 1 meter yang tumbang akibat hujan deras dan menutup jalan.
“Penanganan pohon tumbang yang dilakukan TRC BPBD bersama petugas TNI/Polri dan masyarakat baru selesai Pukul 20.30 wita dan jalur lalulintas Seririt – Pupuan bisa kembali normal,” tandas Ariadi sembari mengajak dan mengimbau warga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya bencana alam.
Sebagai upaya antisipasi, BPBD Buleleng juga telah menyiagakan TRC dan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam yang ada pada tingkat kecamatan dan desa di Kabupaten Buleleng. (kar,dha)








