
DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali semakin percaya diri untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat seiring perkembangan kasus Covid-19 yang terus melandai dan stabil di bawah 30 kasus setiap hari sejak periode 30 Agustus sampai Kamis 4 Oktober 2021.
Kondisi itu dibarengi dengan peningkatan kesembuhan pasien secara kumulatif mencapai 96,41 persen. Begitu juga angka perawatan di rumah sakit (hospitality rate) serta menurunnya tingkat kematian akibat Covid-19 yakni dua orang atau konsisten di bawah lima orang per hari. Saat ini, tercatat 89 orang pasien menjalani perawatan dan 191 orang isolasi mandiri.
Di tengah perkembangan yang menggembirakan, Gubernur Bali Wayan Koster mengimbau masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Tingkat kesembuhan secara komulatif meningkat 96,41 persen. Sebelumnya, pasien dirawat di rumah sakit mencapai ribuan orang dan sekarang hanya 89 orang,” ujar Koster dalam jumpa pers di Bale Gajah, Jaya Sabha Denpasar, Kamis (4/11/2021).
Koster juga menyebut pencapaian vaksinasi Covid-19 untuk suntikan pertama 100,4 persen dan suntikan kedua 86,8 persen. Ia mengajak masyarakat tetap mentaati aturan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 karena Bali masih berada pada masa pandemi sehingga berpotensi terjadinya penularan, terlebih dengan munculnya varian baru MU.
“Kita berharap dan berdoa varian baru Covid-19 tidak sampai masuk Indonesia dan Bali khususnya,” ujar pejabat asal Desa Sembiran, Buleleng ini.
Pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada Bali karena dinilai telah berhasil menangani Covid-19. Beberapa event internasional akan diselenggarakan di Pulwau Dewata seperti Indonesian Badminton Festivals 2021 (16 November – 7 Desember 2021), pertemuan ke-4 Konferensi Para Pihak (COP4) Konvensi Minamata tentang Merkuri diikuti oleh 135 negara (21 – 25 Maret 2022), Global Platform for Disaster Risk Reduction (Pengurangan Risiko Bencana) diikuti oleh 193 negara (23 – 28 Mei 2022), dan Konferensi Presidensi G-20 mulai Desember 2021 dan pertemuan puncaknya pada 30 – 31 Oktober 2022.
“Saya mengimbau, mengingatkan, menegaskan, dan mengajak seluruh masyarakat agar pencapaian penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi Bali dapat dikelola dengan baik dan menjaga kepercayaan masyarakat nasional maupun internasional dengan baik,”tandasnya. (arn/dum)








