
BADUNG – Selama PPKM Darurat mulai 3 Juli 2021, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai hanya melayani 84.115 orang penumpang, baik yang datang maupun berangkat.
General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Herry AY Sikado dalam siaran pers, Selasa 3 Agustus 2021 mengatakan capain penumpang dibandingkan Juni 2021 mengalami penurunan. “Kalau dipresentasekan penurunannya 81 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Begitu juga pergerakan pesawat menurun 65 persen,”kata Herry AY Sikado
Dari 84.115 orang penumpang, 51.804 orang di antaranya berangkat meninggalkan Bali dengan 634 pesawat. Sedangkan untuk kedatangan tercatat 32.311 orang dengan 630 pesawat.
Tiga maskapai yang melayani penumpang terbanyak yaitu Citilink Indonesia (20.770 penumpang), Garuda Indonesia (12.529 penumpang) dan Batik Air (7.336 orang penumpang). Sedangkan tiga rute asal tujuan penerbangan terbanyak Jakarta (30.817 penumpang), disusul Surabaya (4.791 penumpang), dan Ujung Pandang (3.708 penumpang).
Ia menegaskan, penurunan penumpang dipengaruhi pembatasan mobilitas masyarakat di masa pandemi Covid-19, khususnya PPKM. Kendati demikian, upaya pemerintah itu bertujuan untuk mengantipasi pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia. “Implementasi pemberlakuan persyaratan bagi penumpang yang akan melakukan penerbangan telah kami laksanakan sesuai kebijakan dari pemerintah,” tegasnya.
(adi)








