
KARANGASEM-Ironis, di tengah pandemi Covid-19, malah terjadi peningkatan peredaran narkotika di Karangasem. Ini diungkapkan Plt Kepala BNNK Karangasem Kompol Anak Agung Mudita, saat membuka seminar bahaya laten Narkotika di Karangasem, Kamis 27 Mei 2021.
Mantan Wakapolres Karangasem ini mengatakan, peningkatan transaksi barang terlarang itu di wilayahnya, mengacu dari perkembangan kasus dalam beberapa bulan terakhir yang berhasil diungkap Satuan Narkoba Polres Karangasem.
“Jumlahnya jauh meningkat. Biasanya dalam 1 bulan nyaris tidak ada tangkapan, tapi saat pandemi pelaku yang diamankan bisa mencapai puluhan orang,” ucapnya.
Menyikapi kondisi itu, pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan langkah-langkah pencegahan. Salah satunya dengan makin menggencarkan sosialisasi masalah narkotika melalui media sosial (medsos).
“Peredaran narkoba hampir terjadi di semua kecamatan. Tapi, wilayah Kubu masih menjadi atensi karena peredaran narkoba di wilayah itu cukup tinggi,” katanya.
Dijelaskan, selain gencar menggelar sosialisasi di medsos, dalam meretas membiaknya peredaran narkotika di Karangasem, juga digencarkan dengan menggelar penyuluhan ke banjar-banjar.
“Pandemi Covid-19 belum melandai. Kondisi ini kita manfatkan lebih banyak melakukan sosialisasi lewat media sosial. Jadi, semua kegiatan yang dilakukan oleh BNN, semuanya di share di media sosial agar mereka tahu apa yang dikakukan BNN terkait masalah narkoba. Sehingga kita berharap, strategi yang kita lakukan mampu menekan penyalahgunaan narkoba di Karangasem,” pungkasnya. (wat)








