
KLUNGKUNG – Kebakaran menimpa bangunan restoran The Jingga Villas di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (22/7/2026) dini hari. Api yang diduga dipicu korsleting listrik dengan cepat melalap bangunan restoran karena sebagian besar atapnya terbuat dari alang-alang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 WITA. Saat kejadian, pengelola sekaligus pelapor, I Ketut Supira (52), sedang beristirahat di rumahnya. Ia kemudian menerima telepon dari warga yang mengabarkan bahwa restoran di area penginapannya terbakar.
Mendapat informasi tersebut, Ketut Supira langsung bergegas menuju lokasi. Namun, saat tiba di The Jingga Villas, kobaran api sudah membesar dan menghanguskan bagian atap restoran.
Material atap yang menggunakan alang-alang membuat api dengan cepat merambat ke seluruh bangunan, sehingga proses pemadaman menjadi lebih sulit.
Personel Polsubsektor Lembongan bersama warga sekitar segera bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman secara gotong royong. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WITA dan tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Berdasarkan hasil pendataan awal, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Dewa Komang Alit Purnawibawa. Namun, pemilik mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp200 juta akibat rusaknya bangunan restoran beserta fasilitas di dalamnya.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman aparat kepolisian.
Usai menerima laporan, petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, meminta keterangan sejumlah saksi, mendata kerugian yang dialami korban, serta menyusun laporan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga mengimbau para pemilik usaha pariwisata, khususnya yang menggunakan material bangunan mudah terbakar seperti alang-alang, agar rutin memeriksa instalasi listrik sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran, terutama saat bangunan tidak beroperasi pada malam hari. (*)








