
BULELENG – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati (Wabup) Buleleng Gede Supriatna serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Buleleng, Rabu, 24 Juni 2026 petang meninjau progres pelaksanaan pekerjaan penataan kawasan Pantai Lovina.
Selain mengapresiasi capaian phisik pekerjaan yang sudah mencapai 92 %, pada peninjauan yang dirangkaikan dengan uji coba penyalaan 34 titik lampu penerangan juga digemakan yel ‘Lovina, Love Indonesia’ sebagai penada dipatenkannya ‘Kawasan Wisata Love Indonesia’.
“Penataan Kawasan Lovina telah mencapai 92 persen, meliputi pekerjaan pendestrian sepanjang 651 meter untuk pejalan kaki dan pemasangan 34 titik lampu penerangan,” tandas Bupati Sutjidra saat meninjau pekerjaan penataan Kawasan Wisata Love Indonesia, Desa Kalibukbuk Kecamatan Banjar.
Bupati Sutjidra menegaskan, dengan penataan yang dilakukan, kawasan Pantai Lovina yang selama ini menjadi ikon wisata Buleleng, kini tampak lebih indah, nyaman dan aman, khususnya pada malam hari, setelah dilengkapi sistem penerangan yang memadai.
“Selain mempercantik wajah Pantai Lovina, penataan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan destinasi wisata berkelanjutan berbasis potensi lokal. Kami juga berharap dengan wajah yang baru, daya tarik wisata Lovina diharapkan makin meningkat dan kunjungan wisatawan ke Buleleng semakin bertumbuh,”
jelasnya.
Ia menambahkan, pendestrian untuk jogging track hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki, pelari dan pesepeda.
“Tidak diperbolehkan untuk digunakan bagi kendaraan bermotor. Penataan ini kami lakukan agar masyarakat dan wisatawan memiliki ruang wisata yang layak serta nyaman untuk beraktivitas,” terangnya.
Senada dengan Bupati Buleleng, salah satu pelaku pariwisata, Nyoman Arya Astawa mengaku bangga dan menyambut baik kehadiran pemerintah daerah dalam menginisiasi penataan Kawasan Wisata Love Indonesia.
“Penataan Kawasan Lovina sudah dinantikan sekian lama dan kini telah terwujud. Antusiasme warga masyarakat setempat sangat tinggi, perubahan suasananya jauh berbeda dari sebelumnya. Saat ini, kita dapat menyaksikan perubahan Kawasan Pantai Lovina yang luar biasa dan diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Lovina,” ungkapnya.
Pengelola ‘Spice Dive Lovina’ ini juga berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan masyarakat serta pelaku pariwisata dengan sebaik-baiknya.
“Dengan penataan ini, kami semakin optimis, komitmen menuju Buleleng sebagai destinasi wisata unggulan di Bali Utara akan terwujud,” pungkasnya.(*)








