
DENPASAR – Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf. Amrizal Nasution menggelar simakrama dengan insan pers di Aula Pendam IX/Udayana, Rabu (22/6/2026) pagi.
Pertemuan tersebut menjadi momentum perkenalan Kolonel Inf. Amrizal Nasution yang baru menjabat sejak 1 Mei 2026, sekaligus menguatkan komunikasi dan sinergi membangun kesamaan visi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah teritorial Kodam IX/Udayana.
Amrizal Nasution mengajak insan pers untuk terus membangun komunikasi yang efektif di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan masifnya informasi digital.
“Di zaman sekarang ini, tantangan yang kita hadapi tidak lagi hanya bersifat konvensional atau ancaman yang bisa kelihatan dengan kasat mata, tetapi semuanya serba teknologi. Kita berperang dengan opini dan narasi, dengan berita-berita hot. Jadi, suatu bangsa, suatu negara itu bisa terpecah belah hanya dengan sebuah kata-kata, sebuah gambar, dan sebuah berita,”ujarnya.
Karenanya, insan pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat sekaligus mengedukasi masyarakat.
“Disinilah letak tanggung jawab besar kita. Media bukan lagi sekadar menyampaikan informasi, tetapi sebagai benteng pertahanan informasi untuk menjaga kondusifitas dan persatuan bangsa,”ungkap lulusan Akademi Militer 2001 ini.
Pers diharapkan terus berkontribusi mencerdaskan masyarakat dan menjaga keutuhan NKRI melalui penyajian karya jurnalistik berkualitas dan objektif. “Kita perlu bersama-sama memperkuat dan bersinergi dalam meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap manipulasi informasi yang dapat menimbulkan keresahan dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat,”tegasnya.
Kapendam juga menekankan kepada insan pers untuk selalu melakukan verifikasi dan konfirmasi apabila ada isu atau informasi menyangkut kinerja prajurit TNI di lapangan.
“Sesuai arahan pimpinan, apabila ada anggota TNI melakukan pelanggaran maka diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,”ungkapnya.
“Kami berkomitmen untuk senantiasa menerima saran dan kritik yang membangun karena institusi TNI tidak luput dari berbagai dinamika dan kekurangan. Masukan dari rekan-rekan media akan menjadi vitamin dan evaluasi bagi kami dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,”imbuh mantan Kasi Intel Korem 163/Wirasatya ini. (*)








