
KLUNGKUNG – Seorang warga negara asing (WNA) asal Belgia ditemukan meninggal dunia di Penida Bambu Green Villas, Dusun Biaung, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Selasa (16/6/2026).
Korban yang seorang perempuan itu diketahui bernama Ann Marie J. Vandecaesbeek (57). Berdasarkan keterangan suami korban, Nico Carina P. Tetaert, pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WITA mereka sempat menikmati sarapan bersama di area kolam renang villa. Setelah selesai sarapan, keduanya kembali ke kamar untuk bersiap melanjutkan aktivitas wisata.
Sekitar pukul 09.00 WITA, saat suami korban berada di kamar mandi, ia sempat mendengar korban memanggil dengan suara samar. Ketika keluar untuk memeriksa kondisi istrinya, korban ditemukan sudah tergeletak di lantai kamar dalam keadaan tidak sadarkan diri. Saksi kemudian segera meminta bantuan staf villa.
Mendapat laporan tersebut, salah seorang staf villa bersama saksi lainnya segera memberikan pertolongan pertama berupa napas buatan sambil menghubungi ambulans. Korban selanjutnya dievakuasi ke Klinik Nusa Medica untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan Dokter Jessica yang melakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan, luka luar, luka berat maupun luka lebam pada tubuh korban. Dari keterangan suami korban juga diketahui bahwa korban tidak memiliki riwayat penyakit serius maupun riwayat alergi.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H. menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, mulai dari menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pendataan serta meminta keterangan para saksi.
“Polsek Nusa Penida telah melakukan penanganan awal dan berkoordinasi dengan pihak medis serta instansi terkait. Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga dalam hal ini suami korban juga telah menyatakan menolak dilakukannya autopsi terhadap jenazah,” ujar Kapolsek.
Saat ini proses penanganan administrasi dan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan. Rencananya jenazah korban akan diseberangkan ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah (Sanglah) untuk penanganan lebih lanjut. (*)








