
KLUNGKUNG – Bupati Klungkung I Made Satria meninjau perakitan tiga mesin pyrolysis di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Banjarangkan, Minggu (6/6/2026).
Bupati mendapatkan penjelasan dari pengelola, dari tiga unit mesin yang ada, satu mesin dengan kapasitas 750 kilogram telah lolos uji coba. Hasil uji coba menunjukkan performa mesin cukup menjanjikan. Dari pengolahan 13 ban bekas berukuran ban truk, mesin mampu menghasilkan sekitar 120 liter minyak.
Sementara itu, pengolahan 200 kilogram Refuse Derived Fuel (RDF) menghasilkan kurang lebih 80 liter minyak. Dari hasil pemantauan di lapangan, Bupati Satria menilai perkembangan perakitan dan uji coba mesin tersebut sudah berjalan dengan baik. Menurutnya, kehadiran teknologi ini menjadi salah satu terobosan penting dalam mendukung penanganan dan pengelolaan sampah di Kabupaten Klungkung.
“Secara kasat mata hasilnya sudah bagus. Ini merupakan salah satu terobosan dalam penanganan sampah di Klungkung. Mesin yang paling kecil sudah diuji coba sesuai harapan. Saat ini tinggal melakukan uji emisi untuk memastikan pengoperasiannya benar-benar ramah lingkungan,” ujar Bupati Satria.
Bupati mengatakan proses pengolahan sampah menggunakan mesin pyrolysis dengan teknik pemanasan pada suhu tinggi. Dengan teknologi tersebut, emisi yang keluar melalui cerobong bukan berupa asap, melainkan uap air sehingga diharapkan aman bagi lingkungan sekitar.
Bupati Satria berharap seluruh tahapan pengujian dapat segera diselesaikan sehingga mesin pengolah sampah tersebut dapat mulai dioperasikan pada akhir Juni 2026.
Menurutnya, semakin cepat fasilitas ini beroperasi maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan dalam mengurangi volume sampah serta mendukung terwujudnya pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan di Kabupaten Klungkung.
“Semakin cepat bisa dioperasikan tentu semakin baik, sehingga upaya penanganan sampah di Klungkung dapat berjalan lebih optimal,” demikian Bupati Satria. (yan)








