
DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, secara resmi mengukuhkan Pengurus Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Denpasar dan Pengurus Komunitas Pejalan Lapangan Puputan (Kaplut) Sport and Music dalam sebuah seremoni yang digelar di Graha Nawasena Denpasar, Rabu (10/6/2026).
Pengukuhan ditandai dengan penandatanganan berita acara dan disaksikan sejumlah undangan, di antaranya Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, jajaran OPD, serta berbagai elemen masyarakat.
Acara berlangsung semarak karena tidak hanya diisi prosesi pengukuhan, tetapi juga peluncuran Difel Cafe, sebuah kafe yang dikelola oleh penyandang disabilitas di Kota Denpasar. Selain itu, kegiatan dirangkai dengan penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BPD Bali dan Pertamina.
Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang mampu memadukan unsur sosial, kreativitas, kebencanaan, hingga pemberdayaan penyandang disabilitas dalam satu momentum.
Menurutnya, kegiatan serupa perlu terus dikembangkan sebagai ruang ekspresi, kreativitas, dan kolaborasi masyarakat yang berdampak positif bagi pembangunan kota.
“Mewakili Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan. Kami berharap Kaplut Sport and Music dan Tagana Kota Denpasar dapat terus berkembang menjadi potensi sekaligus sumber kesejahteraan sosial bagi masyarakat,” ujar Arya Wibawa.
Ketua Kaplut Sport and Music, I Kompiang Wiranata, menjelaskan bahwa kepengurusan yang baru dikukuhkan akan menjalankan masa bakti periode 2026–2030. Ia berharap Kaplut semakin memperkuat peran sebagai wadah kreativitas, kebersamaan, dan pengembangan potensi bagi para pecinta olahraga dan musik di Kota Denpasar.
“Harapan kami, Kaplut dapat terus mempererat persaudaraan sekaligus menjadi ruang kreativitas yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tagana Kota Denpasar, I Made Tara, menegaskan bahwa pengukuhan pengurus masa bakti 2026–2031 menjadi bukti komitmen Tagana untuk terus bersinergi dengan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana.
“Ke depan, kami berharap keberadaan Tagana semakin dihargai dan dihormati sebagai profesi kemanusiaan yang memiliki dedikasi tinggi dalam bidang kebencanaan,” ujarnya.
Pengukuhan dua organisasi tersebut menjadi momentum penguatan kolaborasi sosial di Kota Denpasar, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang kreatif, tangguh, dan peduli terhadap sesama. (sur)








