
KUTSEL – Penataan tahap pertama kawasan Pantai Bingin kini memasuki tahap penyempurnaan Detail Engineering Design (DED). Setelah dipaparkan di hadapan Bupati Badung, desain awal juga telah disosialisasikan kepada masyarakat setempat pada Sabtu (16/5/2026).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, I Nyoman Karyasa menjelaskan, sesuai komitmen awal, Pemerintah Kabupaten Badung akan melakukan penataan terhadap kawasan Pantai Bingin secara bertahap mulai tahun 2026 ini.
Pada tahap pertama, penataan difokuskan pada kebutuhan-kebutuhan mendasar. Di antaranya akses menuju pantai, utilitas, tempat bilas dan toilet, hingga pematangan lahan yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi pembangunan fasilitas penunjang lainnya.
“Ini tahap pertama. Nanti di 2027 akan dikerjakan lagi untuk tahap keduanya. Di tahap pertama ini, tentunya akan dilakukan pembuatan akses menuju pantai, kemudian utilitas seperti jaringan air, lalu tempat bilas dan toilet, kemudian pematangan lahan sebagai persiapan pembangunan seperti kedai-kedai berbahan kayu dan stage pertunjukan. Artinya, penataan terhadap kawasan Pantai Bingin tidak langsung jadi total di 2026 ini,” bebernya.
Ia menambahkan, pembangunan akses menjadi salah satu prioritas utama dalam tahap awal penataan tersebut. Akses berupa tangga menuju pantai akan dibangun senyaman mungkin, termasuk dari sisi lebar yang diperkirakan mencapai tiga meter. “Setelah DED rampung, maka akan dilanjutkan dengan tender, lalu pelaksanaan fisik tahap pertama yang kemungkinan di bulan Juni atau Juli nanti,” imbuhnya.
Terpisah sebelumnya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sempat mengungkapkan bahwa Dinas PUPR bersama konsultan telah memaparkan desain awal penataan kawasan Pantai Bingin kepada dirinya. Dalam pemaparan tersebut, ia memberikan sejumlah catatan penyempurnaan, salah satunya terkait pengakomodiran kepentingan masyarakat pedagang.
Bupati asal Pecatu itu bahkan berharap, penataan kawasan nantinya mampu menampung lebih banyak pedagang tanpa mengurangi estetika maupun daya tarik Pantai Bingin sebagai tujuan wisata. “Karena bagaimanapun juga, Pantai Bingin kita akan jadikan kawasan destinasi baru nanti. Sehingga ini harus betul-betul ditata dengan benar,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa juga sempat menuturkan mengenai sejumlah fasilitas yang masuk dalam rencana penataan kawasan Pantai Bingin. Di antaranya yakni stand atau kedai pedagang, area duduk bagi wisatawan untuk menikmati panorama pantai, hingga open stage sebagai ruang pertunjukan seni dan hiburan. (adi)








