
BADUNG – Terminal tipe A Mengwi melakukan pengawasan ketat atas kelayakan angkutan khususnya bus. Setiap hari dilakukan dilakukan pengecekan secara menyeluruh atau dikenal dengan sebutan Ram Check. Setidaknya 60 bus diberikan peringatan, agar segera memperbaiki standar kelayakan operasional kendaraan.
Pengawas Terminal Tipe A Mengwi, Ardani Nirwesthi kepada wartawan, Minggu (23/3), mengungkapkan telah melakukan ram check dari awal Maret sampai 24 Maret 2025. Dalam sehari ada 10 sampai 15 bus dalam sehari yang dilakukan ram check. “Ram Check dilakukan untuk mengecek studi kelayakan bus untuk beroperasi,” ujarnya.
Pengecekan dilakukan pada beberapa bagian bus, yaitu fasilitas bus, ban, riting, lampu, klakson, kir, surat-surat dan yang lainnya. soal kelayakan bus angkutan lebaran, pihaknya mengaku pihak terminal tidak langsung memutuskan tidak layak. Mengingat jika ada yang kurang akan diberikan surat peringatan.
“Kami berikan surat peringatan dulu. Sehingga apa yang kurang bisa segera diperbaiki,” ucapnya. Saat ini lanjut dia, kurang lebih ada 60 Bus yang diberikan peringatan pasca dilaksanakan Ram Check. Hanya saja meski diberi peringatan, semua bus itu tidak bisa dikatakan tidak layak.
“Tidak bisa kita katakan tidak layak. Kita beri peringatan mungkin karena kaca pecah dan yang lainnya. Misalkan nanti diperbaiki kan jadi layak bus tersebut. Termasuk juga klakson mati misalnya, atau lampu rem mati, jika diperbaiki menjadi layak lagi,” imbuhnya. Pihaknya mengaku rutin melakukan pengecekan dengan harapan pemudik aman melaksanakan mudik pada lebaran tahun 2025. (lit,dha)








