
DENPASAR – I Gusti Ngurah Jaya Negara kembali melakukan penyegaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Sebanyak 21 pejabat yang terdiri dari Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (13/5/2026) siang.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar A.A. Putu Gde Wibawa, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta undangan lainnya. Sejumlah pejabat juga mengikuti prosesi secara daring melalui Zoom Meeting.
Adapun pejabat yang dilantik terdiri atas 1 Pejabat Administrator, 1 Pejabat Pengawas, dan 19 Pejabat Fungsional yang diangkat melalui mekanisme pengangkatan pertama maupun perpindahan dari jabatan lain.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Denpasar.
“Pelantikan ini merupakan proses untuk memantapkan dan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan agar pelayanan publik tetap berjalan optimal,” ujar Jaya Negara.
Ia juga mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemkot Denpasar untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan diri di tengah tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin dinamis.
Selain itu, pejabat yang baru dilantik diminta memegang teguh nilai dasar ASN, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Denpasar I Wayan Sudiana berharap pejabat yang mendapat amanah baru mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi.
Menurutnya, profesionalisme aparatur menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Denpasar.
“Melalui spirit Vasudhaiva Kutumbakam, kami berharap tercipta aparatur yang profesional, disiplin, adaptif, dan mampu mewujudkan Denpasar yang maju, humanis, dan berkelanjutan,” ujarnya.(sur)








