
KUTSEL – Pasokan air bersih menuju sejumlah area di wilayah Kecamatan Kuta Selatan mengalami gangguan sejak beberapa hari terakhir. Hal tersebut dipengaruhi oleh kerusakan yang terjadi pada salah satu motor pompa di UPA Siligita Nusa Dua.
Direktur Teknik Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Tirta Mangutama Kabupaten Badung, I Made Suarsa menuturkan bahwa peristiwa terjadi saat Nyepi. Tiga motor pompa yang dioperasikan ketika itu mengalami korslet dan terbakar.
“Di UPA Siligita Nusa Dua itu ada empat pompa. Saat Nyepi, itu ada tiga yang kami operasikan, dan satu kami fungsikan sebagai cadangan. Tapi karena short (arus pendek), ketiga motor pompa kami terbakar. Dan kami langsung operasikan satu pompa cadangan,” ungkapnya.
Alhasil, atas kejadian tersebut, suplai air bersih ke sebagian pelanggan di wilayah Kecamatan Kuta Selatan mengalami gangguan. Dan tidak dipungkiri, gangguan tersebut masih berlangsung hingga Senin (23/3/2026).
Berkenaan dengan itu, empat mobil tangki dipastikan telah dikerahkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan terdampak. Bahkan itu sudah mulai diterjunkan sejak H+1 peristiwa terbakarnya motor pompa. “Jadi di Ngembak Geni itu kami sudah kerahkan mobil tangki,” ungkapnya.
Ditanya soal perbaikan, Suarsa memastikan sudah berupaya untuk melakukan percepatan. Komunikasi dan koordinasi dilakukan dengan pihak vendor untuk segera menggerakkan teknisinya. “Hari ini teknisinya datang dari Semarang. Segera akan dikerjakan,” sebutnya.
Lebih lanjut, Suarsa juga sempat menyampaikan permohonan maaf kepada segenap pelanggan yang terdampak. Dia berharap, pelanggan bisa bersabar sembari pihaknya melakukan perbaikan. “Kami mohon maaf atas gangguan yang terjadi. Kami upayakan perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin agar suplai air bisa segera normal kembali,” ucapnya. (adi)








