
TABANAN – Pada pertengahan tahun 2025, tepatnya pada tanggal 25 Juli 2025 Universitas Mahasaraswati Denpasar telah menerjunkan para mahasiswa/i terkait dengan pelaksanaan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Tahun 2025. Kegiatan PMM ini merupakan hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Kemendikti Saintek.
Di Desa Meliling terdapat 29 orang mahasiswa yang dilibatkan dalam pengabdian. Para mahasiswa tersebut terdiri dari berbagai program studi yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Hukum, Farmasi, serta Sastra Inggris. Dengan didampingi oleh tim dosen pembimbing I Made Aditya Wardana, B.Com., MM, Dr. I Gede Cahyadi Putra, SE., M.Si., Ak., Ca., CSRA dan Dewa Made Dwicky Putra Nugraha, S.Pd., M.Pd, kegiatan pengbdian yang mulai dilaksanakan pada tanggal 25 Juli hingga 28 Agustus 2025 ini mengusung tema “Digitalisasi Ekonomi dan Pendidikan Dasar Menuju Masyarakat Mandiri di Desa Meliling, Kabupaten Tabanan”.

Terkait dengan tema KKN yang dibuat, pengabdian ini sendiri juga turut mengajak beberapa mitra untuk bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan di desa, adapun para mitra tersebut diantaranya sekolah dasar, BUMDesa dan juga segenap masyarakat dari desa Meliling itu sendiri.
Untuk mitra yang pertama yakni sekolah dasar, kegiatan pengabdian menitik-beratkan tujuan untuk dapat membawa arus digitalisasi untuk dapat terserap dalam setiap bidang aktivitas yang ada di sekolah, khususnya kegiatan belajar mengajar (KBM). Berkenaan dengan hal tersebut, para mahasiswa tentunya sudah terlebih dahulu melakukan observasi terkait kondisi yang ada di lapangan.
Saat dilakukannya observasi, Pande Made Prista Pradnyana, S.Pd selaku Kepala Sekolah SD N 1 dan Meliling Ni Luh Emi Diatmika S.Pd., SD. M.Pd selaku Kepala Sekolah SD N 2 Meliling menjelaskan, banyak siswa di kelas 1 dan 2 yang masih belum bisa membaca dan menghitung, serta kurangnya pengetahuan berhitung terutama di kelas 3 dan 4 di SD Negeri 1 Meliling. “Hingga saat ini, banyak dari siswa kelas 1 dan 2 yang masih belum bisa membaca dan menghitung bahkan ada pula yang masih awam akan alfabet dan numerasi,” ungkapnya.
Karenanya, melalui pelaksanaan KKN itulah diharapkan agar para mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar dapat membantu dalam mengatasi permasalahan ini. Yakni dengan memberikan bimbingan melalui metode mengenal huruf dan membaca, serta menyusun kata sederhana di SD Negeri 1 dan 2 Meliling dengan menggunakan media digital, sehingga murid-murid menjadi lebih fasih dalam membaca dan menulis dengan digitalisasi sebagai media pembelajaran di kelas.
Kepala Sekolah SDN 2 Meliling menyatakan “Masih banyak dari anak-anak kelas 3 dan 4 di SD yang masih kesulitan dalam berhitung, terutama dalam perkalian dan pembagian dan saya berharap adik-adik KKN dapat membantu kami para guru untuk membantu,” ungkapnya.
Guna mencapai tujuan tersebut, maka langkah awal yang dilakukan adalah melaksanakan aksi pengenalan alfabet menggunakan media digital dan memberikan quiz sederhana kepada anak-anak kelas 1 dan 2. selain itu, memberikan latihan soal tentang bilangan yang diberikan oleh mahasiswa menggunakan aplikasi pembelajaran yang ditayangkan dengan proyektor.

Kegiatan belajar-mengajar di SD Negeri 1 dan 2 Meliling ini dilakukan selama 4 hari dengan melibatkan kerjasama antara Guru, Kepala Sekolah, dan Mahasiswa. Selanjutnya juga dilaksanakan workshop terkait digitalisasi sebagai media dalam mengajar bagi para guru yang didampingi oleh DPL Dewa Made Dwicky Putra Nugraha, S.Pd., M.Pd sebagai narasumber dalam workshop yang diadakan.
Program kerja selanjutnya, mahasiswa KKN-PMM Desa Meliling juga memiliki beberapa program kerja lain. Diantaranya, program penyuluhan tentang cara merawat gigi dan kulit yang juga diadakan di sekolah dasar dan mengikutsertakan para siswa/i dari sekolah dasar negeri 1 dan 2 Meliling. Untuk kegiatan yang satu ini, pengisian materi dilakukan oleh narasumber dari fakultas kedokteran gigi dari desa batuaji yang sengaja diundang untuk mengisi materi pada proker yang satu ini.
Selain itu, mahasiswa KKN-PMM juga melakukan pengadaan berupa wastafel, tempat dan sabun cuci tangan dan sarana pendukung efektifitas pembelajaran dikelas sehingga menjadi lebih efektif. Melalui program kerja ini diharapkan mahasiswa KKN-PMM Universitas Mahasaraswati Denpasar memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dasar di SD Negeri 1&2 Meliling dan meningkatkan semangat belajar siswa SD. (dha)








