
BULELENG – Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Buleleng Dewa Made Sudiartha membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 di Kabupaten Buleleng.
Selain tidak ada segala bentuk perpeloncoan dan bullying, pada pembukaan MPLS jenjang pendidikan dari jenjang TK, SD dan SMP/MTs juga ditekankan tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan tanggal 14-18 Juli ini adalah terwujudnya hubungan sosial yang baik antar warga sekolah.
“Bukan hanya mengenal fisik sekolah, tapi bagaimana membangun hubungan sosial yang kuat antar warga sekolah, integrasi anak-anak dengan lingkungan sekitarnya,” tandas Dewa Sudiartha saat membuka kegiatan MPLS Tahun Ajaran 2025/2026 Kabupaten Buleleng di SMP Negeri 2 Kubutambahan, Senin (21/7/2025).
Sudiarta juga menekankan pentingnya menciptakan suasana kekeluargaan dan menyenangkan yang dapat menjadi memotivasi siswa baru untuk siap menerima pelajaran, serta tumbuh dengan nilai karakter yang baik.
“Peran guru, pembina dan kakak kelas sangat penting pada MPLS terutama membangun midset siswa baru, menjadikan sekolah sebagai rumah kedua, ekosistem pendidikan yang aman dan nyaman dalam pembentukan karakter generasi muda berkarakter, unggul dan berdaya saing di masa depan,” jelasnya.
Terkait SPMB Tahun Ajaran 2025/2026, Sudiartha menyatakan sebaran siswa sudah sesuai kuota maksimal, dimana lebih dari 9.000 siswa baru telah tertampung pada berbagai satuan pendidikan.
“Namun, kami akan lakukan evaluasi terhadap sekolah yang tidak mendapatkan siswa, jumlah siswanya minim dan belum merata. Kami akan kaji lebih lanjut agar proses belajar mengajar berlangsung secara efektif dan efisien demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Buleleng,” pungkasnya. (kar/jon)








