
BULELENG – Maraknya aksi kekerasan dan banyaknya organisasi masyarakat (Ormas) baru ke Bali, mendapat perhatian khusus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Buleleng.
Tidak hanya mengecam setiap tindak kekerasan dan premanisme ormas yang meresahkan masyarakat, jajaran DPC beserta PAC Partai Gerindra se-Kabupaten Buleleng juga secara tegas menyatakan tidak ada ormas dibawah naungan Partai Gerindra yang bertidak kekerasan dan meminta aparat yang berwenang untuk menindak tegas ormas yang melakukan aksi kekerasan maupun premanisme.
“Secara prinsip, kami Partai Gerindra mengecam dan menentang keras setiap upaya yang berbau kekerasan, baik kekrasan phisik maupun mental terhadap masyarakat,” tandas Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Buleleng Gede Harja Astawa usai memimpin rapat intern, Minggu (4/5/2025).
Didampingi pengurus DPC dan PAC Partai Gerindra se-Kabupaten Buleleng, Harja Astawa menegaskan Geridra Buleleng tidak mentolelir tindakan kekerasan, premanisme yang dilakukan oknum dengan kedok Ormas dan minta kepada aparat berwenang untuk mencabut ijin atau membubarkan ormas yang melanggar aturan serta menindak tegas aksi kekerasan yang dilakukan sesuai aturan hukum.
“Kalau bicara tentang Ormas, itu sudah ada undang-undangnya, sepanjang itu sah menurut undang-undang kami wajib hormati. Namun disisi lain, apabila ormas bersikap premanisme, ormas melakukan tindakan kekerasan terhadap masyarakat, tentunya kami menentang dan mengecam keras serta meminta kepada aparat berwenang untuk menindak tegas sesuai dengan aturan, ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD Provinsi Bali ini juga menegaskan tidak ada ormas dibawah naungan Partai Gerindra yang boleh melakukan tindakan kekerasan, karena Partai Gerindra adalah partai bermartabat, taat hukum dan mencintai masyarakat.
“Khususnya lagi terhadap ormas-ormas yang mengatasnamakan atau mendekatkan diri dengan Partai Gerindra, yang berbau kekerasan dan bertindak premanisme, tentunya kami menyatakan menolak tegas dan mengecam keberadaan ormas tersebut. Karena tidak ada ormas dibawah naungan Partai Gerindra yang bertindak kekerasan, karena yakin Partai Gerindra adalah partai bermartabat, partai yang taat hukum dan partai yang mencintai masyarakatnya, Salam Indonesia Raya,” tandas Harja disambut pekik Gerindra oleh jajaran pengurus DPC dan PAC Partai Gerindra Buleleng. (kar/jon)








