
DENPASAR – Trisna Dewanti Anggraini (28) dibuat kaget lantaran saldo di rekening tabungannya mencapai Rp21.082.600 terkuras. Ia pun tak menyangka setelah lapor polisi terungkap uangnya dicuri oleh sahabatnya, Rahmiyati Harun (21) asal NTT.
Kasus pencurian ini dibeberkan Kapolsek Denpasar Selatan (Densel) AKP Agus Adi Apriyoga, didampingi Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I ketut Sukadi, Rabu (9/4/2025).
“Pelaku mengetahui nomor PIN ATM korban karena sahabat dekat sejak kecil, bahkan sering main ke kosnya,”ujar AKP Agus Adi Apriyoga.
Awalnya, Trisna Dewanti Anggraini bersama pelaku dan beberapa temannya makan di restoran di Kintamani, Senin (31/3/2025) pukul 11.00 WITA. Saat akan membayar menggunakan M-banking, terdapat pemberitahuan saldo tak mencukupi.
“Korban hendak membayar menggunakan kartu ATM dan ternyata kartunya ATM-nya juga tidak ada di dompet,”ungkapnya.
Sepulang dari Kintamani, korban langsung menuju kosnya di Jalan Rama, Denpasar Selatan, untuk mencari kartu ATM, tetapi tetap tidak ditemukan.
“Korban mengecek ke bank dan terdapat dua kali transaksi penarikan dengan total Rp21.082.600,”kata Kapolsek.
Berdasarkan laporan itu, tim Opsnal dipimpin Kanit Reskrim Iptu Nur Habib Aulya melakukan penyelidikan dan pelaku mengerucut ke Rahmiyati Harun.
Wanita beralamat di Jalan Nakula, Gg Baik-Baik, Kuta ini ditangkap saat bekerja di restoran Jalan Dewi Sri Kuta, Kamis (3/4/2025).
“Pengakuannya melakukan pencurian kartu ATM di kos korban pada 30 Maret. Setelah menarik uang, kartu ATM dibuang di bantaran sungai,”tegasnya.
Sebagian uang dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sisanya Rp19,8 juta disita sebagai barang bukti, dan juga sebuah bantal dipakai menyembunyikan uang di kosnya. (dum)








