
BULELENG – Gubernur Bali I Wayan Koster bersama Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna membuka secara resmi kegiatan Malam Apresiasi Seni (MAS) peringatan HUT ke-421 Kota Singaraja.
Selain mengucapkan selamat ulang tahun, dihadapan ribuan masyarakat yang antusias menonton dan menyaksikan pembukaan acara yang digelar tanggal 5 – 8 April 2025 juga disampaikan dukungan Pemprov Bali terhadap pembangunan Buleleng dan keberlanjutan 4 program prioritas di Kabupaten Buleleng.
“Selamat Hari Ulang Tahun Kota Singaraja, semoga kedepan dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Buleleng akan semakin maju, berdaya saing dan berkualitas, serta masyarakatnya makin bahagia dan sejahtera skala maupun niskala,” tandas Gubernur Koster pada pembukaan acara yang ditandai penghunusan keris di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno Singaraja, Sabtu (5/4/2025) malam.
Gubernur Koster didampingi Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna juga memanfaatkan momentum acara yang dihadiri Ketua DPRD Buleleng, Forkompinda dan tokoh puri warih Ki Barak Panji Sakti untuk menyampaikan terimakasih atas suksesnya Pilkada Serentak 2024 sekaligus menegaskan keberlanjutan 4 program pembangunan prioritas di Kabupaten Buleleng.
“Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Buleleng meliputi Jalan Baru (Shortcut) Singaraja-Mengwitani, Turyapada Tower tahap II, Pelabuhan Terpadu Sangsit dan pembangunan jalan di wilayah Buleleng akan terus berlanjut dalam lima tahun kedepan, sesuai dengan visi pembangunan Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui pola pembangunan
Semesta Berencana menuju Bali Era Baru,” tandas Koster diapresiasi Nyoman Sutjidra.
Selaku Bupati Buleleng periode 2025-2030, Sutjidra mengapresiasi keberlanjutan pembangunan shortcut akan memberi kenyamanan bagi pengguna jalan dari Buleleng ke Denpasar maupun sebaliknya.
Bupati Sutjidra juga menandaskan Malam Apresiasi Seni dilaksanakan serangkaian peringatan HUT Ke-421 Kota Singaraja tahun 2025 dengan tema ‘Paripurna Jayeng Wikrama’, yang bermakna kesempurnaan menuju kejayaan dalam keunggulan dan keberagaman.
“Selain sebagai upaya menanamkan nilai sejarah perjuangan dan keagungan Raja Buleleng I Gusti Anglurah Panji Sakti, kegiatan apresiasi seni juga dilaksanakan sebagai wujud komitmen dan tekad pemerintah bersama seluruh masyarakat di Kabupaten Buleleng untuk melebur perbedaan dan keberagaman menjadi satu untuk rasa cinta kepada Bumi Den Bukit (sebutan untuk Buleleng),” terangnya.
Momentum ini juga akan dijadikan sebagai tonggak dalam melestarikan sejarah lahirnya Kota Singaraja, momentum untuk instrospeksi diri dan menyusun perencanaan ke depan yang lebih baik demi mewujudkan masyarakat Buleleng yang cager (bisa diandalkan), unggul, solid dan berkelas.
“Sesuai tagline kami, Paten, momen peringatan HUT ke-421 Kota Singaraja tidak hanya bersifat seremonial, tapi ajang kreatifitas warga masyarakat termasuk UMKM,” pungkasnya. (kar/jon)








