
BULELENG – Pemkab Buleleng melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berkomitmen untuk mewujudkan Buleleng sebagai Kabupaten Sehat.
Selain memenuhi sarana prasarana yang dibutuhkan, Dinkes Buleleng juga merapatkan barisan bersama organisasi perangkat daerah (OPD), Forum Kabupaten Sehat (FKS) dan stakeholder terkait untuk menyatukan komitmen dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat Buleleng.
“Iya, hari ini kami didampingi Ibu Bupati Buleleng, Ibu Ayu Wardani Sutjidra melaksanakan rapat koordinasi persiapan penilaian Kabupaten/Kota Sehat tahun 2025,” ungkap Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Buleleng Nyoman Budiastawan usai memimpin rakor Kabupaten/Kota Sehat di Kantor Dinkes Buleleng, Rabu (19/3/2025).
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupatan Buleleng ini menandaskan melalui rakor yang dihadiri perwakilan OPD, Forum Kabupaten Sehat (FKS) dan Stakeholder terkait ini, selain membahas berbagai aspek terkait evaluasi dan strategi untuk peningkatan capaian indikator Kabupaten/Kota Sehat, juga dilakukan penguatan kelembagaan serta rencana aksi dari program disetiap tatanan yang menjadi fokus penilaian.
“Tadi, seluruh OPD sudah memaparkan progres terkini pengimplementasian program masing-masing dalam mendukung pencapaian maksimal target KKS tahun 2025. Seperti, Sanitasi lingkungan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta penanganan stunting dan penyakit menular di Kabupaten Buleleng,” terangnya.
Pada rakor ini, kata Budiastawan banyak saran masukan terutama dari Ibu Bupati Buleleng terkait hal-hal yang harus dilakukan sesuai tupoksi dan kewenangan untuk mewujudkan Buleleng Kota Sehat.
“Salah satu poin penting adalah sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat melalui pendekatan partisipatif berbasis data,” ungkapnya.
Rakor juga menyepakati beberapa langkah strategis yang akan segera diimplementasikan, termasuk peningkatan koordinasi antar sektor, optimalisasi peran Forum Kabupaten Sehat serta penyusunan rencana aksi serangkaian persiapan verifikasi KKS tingkat provinsi dan nasional tahun 2025.
“Melalui kolaborasi yang solid, kita berharap dapat meraih peredikat Kabupaten Sehat dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (kar/jon)








