
BULELENG – Waka Polda Bali Brigjen Pol I Gusti Kade Budhi Harryarsana menutup secara resmi Pendidikan dan Pembentukan (Diktuk) Brigadir dan Tamtama Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2024.
Selain mengucapkan selamat dan mengingatkan agar terus mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan guna mendukung pelaksanaan tugas serta tidak pernah berhenti untuk belajar, berlatih, mengembangkan ilmu dengan memperbanyak referensi dan literasi kepada Brigadir Polri Angkatan 51 Batalyon Indra Brata Kretayuga juga diingatkan agar senantiasa menjaga kesehatan, karakter sebagai Bhayangkara Negara.
“Dekatkan diri dengan masyarakat, dengan melaksanakan tugas melalui pelayanan empati dan tidak menyakiti hati masyarakat, tanpa harus melupakan nilai-nilai disiplin, loyalitas dan integritas,” tandas Waka Polda Budi Harryarsana pada acara penutupan Diktuk Gelombang I tahun 2024 di Lapangan Utama SPN Polda Bali di Singaraja, Kamis (11/7/2024).
Pada acara yang dihadiri Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna dan Forkompinda Buleleng tersebut juga ditekankan pesan dari Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen. Pol. Purwadi Arianto kepada 7.517 Bintara Polisi Tugas Umum, 588 Bintara Brimob, 51 Bintara Polair, 1.397 Tamtama Brimob dan 151 Tamtama Polair baru se-Indonesia untuk senatiasa menjaga dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Pegang teguh serta amalkan nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman dalam setiap langkah pengabdian insan Bhayangkara sejati, laksnakan setiap tugas yang diemban dengan penuh semangat, tanggungjawab dan keihklasan,” tegasnya.
Senantiasa jaga nama baik serta kehormatan diri, keluarga, dan instutusi serta hindari segala pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik profesi polri maupin pelanggaran pidana.
Kepada Brigadir dan Tamtama Baru juga ditekankan agar senantiasa menjadi panutan dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat, dekati dan berikan pelayanan terbaik serta berikan solusi dari permasalahan yang berkembang.
“Mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, agar semakin memperkuat citra positif Polri di mata masyarakat. Jalin persaudaraan dengan rekan-rekan TNI dan seluruh komponen bangsa serta bangun komunikasi positif dengan seluruh elemen masyarakat guna memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif,” tandasnya.
Jadilah polisi yang pembelajar dengan terus mengembangkan diri melalui peningkatan pengetahuan dan ketrampilan guna menghadapi tantangan tugas yang terus berubah.
“Laksanakan evaluasi scara mendalam dan menyeluruh terhadap rangkaian proses pendidikan dan pelatihan agar penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dimasa yang akan datang menjadi lebih baik, serta adaptif guna menghasilkan SDM Polri yang modern, unggul, profesional, patuh hukum sehingga dapat memberi kontribusi kepada bangsa dan negara menuju Indonesia Emas,” pungkasnya. (kar/jon)








