GianyarPolitik

Cok Ace Tak Ingin Cok De Maju Jadi Cabup Gianyar, Ini Pertimbangannya

GIANYAR – Nama tokoh Puri Agung Ubud Prof. Tjokorda Gde Raka Sukawati alias Cok De mencuat dan dijagokan maju sebagai calon bupati Gianyar di Pilkada 2024. Balihonya pun menghiasi sejumlah titik strategis.

Menanggapi hal itu, Tjokorda Oka Arta Ardana Sukawati alias Cok Ace justru menyatakan tidak ingin adiknya (Cok De) terlibat politik praktis karena memiliki tugas di keluarga sekaligus dituakan di Puri Agung Ubud.

“Saya sudah menyatakan sikap tidak mendorong adik saya karena adik saya masih diperlukan di keluarga. Kami bertiga sudah memiliki pembagian job yang ketat sekali,” kata Cok Ace ke awak media di sela-sela kegiatannya di Museum Arma Ubud beberapa waktu lalu.

Mantan Wakil Gubernur Bali ini memiliki tiga saudara. Kakak tertuanya Tjokorda Gde Putra Sukawati dan adiknya Tjokorda Gde Raka Sukawati.

BACA JUGA:  Koalisi Nawasena di Klungkung Terancam Pincang

“Kakak mengurusi Puri dengan budayanya, adik mengurusi ekonomi bahkan semua perusahaan kita adik saya yang urus. Saya yang di politik dan asosiasi. Saya tidak setuju dan tidak mendorong adik saya untuk terlibat di politik praktis,” ungkap Cok Ace.

Cok Ace mempersilakan partai politik meminang anak-anaknya yang tertarik terjun di dunia politik.

“Tunggulah anak-anak saya berlima nanti siapa di antaranya yang tertarik terjun ke politik. Biar anak anak yang meneruskan. Kalau adik dari segi usia juga tidak memungkinkan,” ujarnya.

Cok Ace sangat menghormati dan menghargai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang telah meminang Cok De. Namun, ia berharap agar kembali dipertimbangkan. Sebab, budaya Ubud masih bisa berjalan sampai saat ini tak lepas dari peran Cok De.

BACA JUGA:  Diego Produksi DMT Dalam Tenda, Pemodal asal Yordania Buron

“Saya menghargai teman-teman KIM yang meminang adik saya. Kalau boleh saya minta pertimbangkan keinginan itu lagi. Mengingat Kalau sekarang budaya Ubud, salah satu penyebabnya masih bisa berjalan bade masih bisa buat tinggi, adik saya semua membuat itu,”ucapnya.

“Apakah masih bisa (menjalankan budaya) jika adik saya terlibat (politik) akan pecah konsentrasi membuat bade. Biarkanlah kita sudah mempunyai job masing-masing, toh masih banyak tokoh yang berpotensi yang bisa kita ajukan,” imbuh mantan Bupati Gianyar ini.

Sekadar mengingatkan, Cok De menjadi kandidat kuat sebagai bakal calon Bupati diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM), tapi dari pihak Puri belum memberikan jawaban. (jay)

Back to top button