
MANGUPURA – Nama I Wayan Adi Arnawa makin kencang, disebut-sebut sebagai salah satu tokoh yang pantas menjadi calon Bupati Badung. Tak hanya disuarakan oleh Relawan Adi Braya, nama Sekda Badung tersebut belakang mulai disuarakan kader akar rumput PDI Perjuangan Badung.
Birokrat asal Desa Pecatu ini dianggap paling tepat melanjutkan kepemimpinan Bupati I Nyoman Giri Prasta.
“Pak Adi sudah 8 tahun mendampingi Bapak Giri, jadi sangat mengerti dan paham program dan kebijakan selama dua periode memimpin Badung,” ujar Ketua Ranting PDIP Desa Abiansemal I Made Budiana, saat ditemui di Kantor DPC PDIP Badung, Kamis (14/3/2024).
Sebagai birokrat, dirinya menilai Adi Arnawa memiliki kemampuan dalam tata kelola pemerintahan, dan akan mampu melanjutkan program-program yang sudah dicanangkan Bupati Giri Prasta. Selain itu, menurutnya Adi Arnawa juga memiliki darah marhaen yang menjadi cikal bakal PDIP.
Mengapa demikian, ayahandanya alm I Wayan Wintreg, adalah anggota DPRD Badung periode 1977-1982 dari Partai Nasional Indonesia (PNI). Tak hanya itu, Adi Arnawa juga ikut dalam penjaringam bakal calon Bupati Badung yang dilaksanakan oleh PDIP Badung pada tahun 2015. Meski tidak mendapatkan rekomendasi, tidak lantas membuatnya melirik partai lain sebagai kendaraan.
Adi Arnawa juga kata dia, memiliki basis massa yang cukup militan. Yang tetap mendukungnya walau gagal mendapatkan rekomendasi.
“Ada relawan Adi Braya, dan saya yakin gerbong pekaseh dan tokoh-tokoh masyarakat masih setia mendukungnya. Itu menjadi modal tambahan selain gerakan utama dari kader partai sendiri,”ucapnya.
Bagaimana dengan posisi calon wakil bupati? Selain nama Bima Nata, dia juga menyebut salah satu kader nama asal Abiansemal memiliki potensi berkiprah di pemerintahan.
“Terlepas dari daerah saya di Abiansemal, secara pribadi saya menilai Ponda Wirawan layak dipertimbangkan oleh partai menjadi calon wakil bupati,”katanya.
Ponda yang kembali lolos menjadi calon anggota DPRD Badung pada pemilu 2024 lalu, adalah sosok politisi muda yang dianggap bisa diterima oleh semua kalangan. Khususnya dikalangan generasi muda yang merupakan pemilih milenial.
“Ponda sangat dekat dengan para pemuda, selama menjadi anggota dewan kiprahnya di Abiansemal juga telah banyak dirasakan masyarakat,”imbuhnya. Adi Arnawa dan Ponda Wirawan juga mewakili kewilayahan Badung Selatan dan Badung Utara.
Meski memiliki penilaian sendiri, Budiana menyatakan kewenangan dalam menentukan calon pimpinan daerah ada di Ketua Umum.
“Siapapun nanti yang ditunjuk dan ditugaskan oleh partai, tentu itu yang akan kita perjuangkan bersama,”pungkasnya. (lit/jon)








