
BULELENG – Tahapan pesta demokrasi yang terus bergulir dan telah melalui rapat pleno PPK/Kecamatan mulai menunjukkan hasil baik Pilpres maupun Pileg, khususnya perolehan kursi di DPRD Kabupaten Buleleng.
Dari 7 partai politik (parpol) yang melenggang ke Gedung Rakyat DPRD Buleleng, hanya Golkar yang mengalami peningkatan jumlah dari 7 menjadi 11 kursi, sebanyak 4 Parpol yakni PDIP, Nasdem, Demokrat dan PKB tetap bertahan sementara 2 Parpol yakni Gerindra dan Hanura harus legowo mengalami degradasi.
“Iya, pada Pemilu tahun 2024 ini Hanura Buleleng hanya bisa mempertahankan 2 dari 5 kursi pada Pemilu sebelumnya,” tandas Gede Wisnaya Wisna selaku Ketua DPC Partai Hanura Buleleng usai memantau rapat pleno rekapitulasi hasil pemungutan suara tingkat PPK, Rabu (28/2/2024).
Wisnaya Wisna didampingi Wayan Teren selaku Sekretaris DPC Hanura Buleleng mengungkapkan dengan jumlah anggota sebanyak 2 orang di DPRD Buleleng, tentu tidak bisa membentuk fraksi sendiri.
“Karena untuk membentuk fraksi sendiri harus mempunyai anggota minimal jumlah komisi yang ada di DPRD Buleleng yaitu 4 komisi. Sehingga, kami berdua nanti pasti akan berkualisi dengan parpol lain untuk membentuk fraksi atau bergabung dengan parpol yang memenuhi syarat satu fraksi,” tandas Wisnaya dibenarkan Teren.
Caleg yang lolos dari Dapil 9 Kecamatan Sukasada ini menambahkan langkah tersebut tetap harus menunggu penetapan kursi oleh KPUD Buleleng dan juga petunjuk pimpinan partai.
“Kita tunggu dulu penetapan kursi dari KPUD, kemudian tunggu petunjuk pimpinan partai baik DPC maupun setingkat lebih tinggi,” terangnya.
Untuk diketahui, dari hasil rapat pleno hasil rekapitulasi suara Pemilu tahun 2024 tingkat PPK, khususnya untuk perebutan 45 kursi DPRD Kabupaten Buleleng, PDIP mampu mempertahankan 18 kursi yang diraih sebelumnya. Demikian juga halnya, Partai Nasdem dengan jumlah 6 kursi, Demokrat 3 kursi dan PKB tetap 1 kursi.
Sebanyak 2 parpol mengalami degradasi yakni Partai Gerindra yang sebelumnya 5 kursi tergredarasi menjadi 4 kursi dan Hanura yang sebelumnya 5 kursi tergredarasi menjadi 2 kursi.
Berbeda dengan Golkar yang bertambah 4 kursi sehingga menjadi 11 kursi dari sebelumnya 7 kursi, Partai Perindo justru tereleminasi pada Pemilu 2024 dari sebelumnya memiliki 1 kursi di DPRD Buleleng.
Sementara posisi top score (peraih suara terbanyak) pada pesta demokrasi tahun 2024 untuk DPRD Kabupaten Buleleng diraih I Ketut Ngurah Arya, Caleg PDIP Dapil 5 Gerokgak dengan perolehan suara mencapai 9.926 suara. (kar/jon)








