
DENPASAR – Ditengah upaya pemerintah melakukan pemulihan pariwisata di Bali khususnya di Nusa Penida sudah dirasakan. Terbukti saat ini pariwisata di Nusa Penida mulai booming dan dirasakan masyarakatnya.
Boomingnya pariwisata Nusa Penida tentunya akan memberikan dampak postif dan negatif terhadap parwisata di Nusa Penida itu sendiri. Sebab, sarana dan prasarana (Sapras) yang belum memadai, tentunya akan membawa image negatif terhadap pariwisata itu sendiri.
Hal itu diungkapkan caleg DPRD Provinsi Bali partai Hanura dari Daerah Pemilihan (Dapil) Klungkung Wayan Andra Septawan dalam chanel Youtube DPD Partai Hanura Bali, Sabtu (14/10/2023).
Menurut politisi Hanura Bali ini, Klungkung memiliki potensi yang luar biasa pada sektor pariwisata. Bahkan sejak lama dikenal sebagai telur emas Bali di Nusa Penida.
Mantan birokrasi Pemprov Bali pada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali langsung mengusulkan kepada Pemkab Klungkung dan provinsi Bali agar semua sapras pariwisata di Nusa Penida segera dibenahi bahkan pembangunan jalan lingkar juga segera diwujudkan.
Pilar-pilar penopang pariwisata seperti toilet, sarana air bersih dan infrastruktur jalan harus segera dibenahi.
“Pariwisata akan terus bertumbuh postif apabila ditopang oleh sarana dan prasana pendukung,”katanya.
Mantan Kepala UPT pada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali ini menambahkan, penataan obyek wisata yang bagus sangat penting dan harus dilakukan sehingga setiap kedatangan wisatawan ke Nusa Penida tetap dikenang dan selalu diingat untuk dikunjungi.
“Selalu memberikan kesan positif setiap wisatawan yang datang ke Nusa Penida,”ujarnya.
Keberadaan sarana pendukung pariwisata seperti sarana jalan masih tambal sulam. Adanya wacana pembangunan jalan lingkar sudah sejak lama namun sampai saat ini, belum bisa terlealisasi.
Jalan lingkar tersebut sangat dibutuhkan selain menjadisarana prasana pariwisata, jalan lingkar Nusa Penida ini juga akan menjadi destinasi. Sebab wisatawan yang melalui jalan lingkar tersebut akan bisa melihat keindahan laut Nusa Penida.
Jalan pariwisata di Nusa Penida seperti ke Guyangan, belum diperbaiki secara maksimal dan masih banyak jalan tanah. Dalam setiap pembangunan harus memperhatikan kwalitas sehingga memberi kesan positif bagi setiap wisatawan.
Dalam kesempatan tersebut politisi Hanura Bali yang juga kelahiran Nusa Penida juga menyampaikan apresiasi pada mantan Gubernur Bali Wayan Koster akan terwujudkan pembangunan pelabuhan segitiga emas Klungkung di Nusa Penida. Pembangunan ini memberikan dampak yang luarbiasa terhadap transportasi laut menuju Nusa Penida.
Penyebrangan Sanur-Nusa Penida sangat produktif akan tetapi dari Klungkung menuju Bias Munjul perlu pembangunan jembatan lagi. Sebab, angkutan barang yang masuk harus diambil manual terlebih dahulu sehingga perlu dibangun jembatan baru lagi.
Kedepatan dalam setiap pembangunan diharapkan studi kelayakannya harus benar-benar diperhatikan dan itu merupakan hal yang sangat vital. Pelabuhan Segitiga Emas agar dibuat jembatan baru di Nusa Ceningan dan Lembongan agar mobilitas wisatawan dan barang bisa berjalan lancar.
Pembangunan jembatan yang diharapkan adalah yang bisa dilalui kendaraan roda empat sementara Jembatan Kuning saat ini untuk sepeda motor dan pejalan kaki sehingga tidak bisa membuat proses pengangkutang barang secara cepat karrna masih manual dan proses waktu yang cukup lama.
“Secepatnya harus dibangun jembatan permanen sehingga pelabuhan segitiga emas di Bias Munjul lebih produktif,” pungkasnya. (arn/jon)








