BadungPeristiwaTerkini

Atap Sebuah Meru di Pura Gunung Payung Terbakar

KUTSEL – Peristiwa kebakaran terjadi di dalam area Pura Dang Kahyangan Gunung Payung, Desa Kutuh, Selasa (19/9/2023). Atap sebuah Meru menjadi korban oleh api yang belum diketahui pasti sumbernya.

“Awalnya Jro Mangku di sini melihat ada asap dan menyarankan salah seorang pekerja yakni Pak Astawa untuk mengecek ke lokasi,” tutur Bendesa Adat Kutuh, Jro Nyoman Mesir.

Api di permukaan atap awalnya sudah dapat dipadamkan atas bantuan 3 mobil pemadam. Namun cek kali cek, asap masih saja mengepul sehingga terpaksa dilakukan pembongkaran guna memastikan tidak ada api yang tersisa.

BACA JUGA:  Dewan Apresiasi LKPJ Bupati Badung Tahun 2023, Setujui KUA-PPAS 2025

“Di luar sebenarnya sudah tidak ada api, tetapi di dalam ternyata apinya merayap sehingga asap beberapa kali muncul. Kalau ini ditinggalkan, kami khawatir akan muncul lagi dan merembet ke bangunan lainnya. Karenanya kami minta atap Meru dibongkar agar tidak ada api yang tersembunyi,” jelasnya.

Belum diketahui pasti sumber dari api yang menghanguskan atap Meru tersebut. Namun ada dugaan, itu berasal dari tumpukan sampah bekas sarana sembahyang di tebing sebelah.

“Yang jelas ini bukan kesengajaan,” tegasnya.

Soal kerugian, Mesir memperkirakan mencapai nilai ratusan juta rupiah. Dan sebagai tindak lanjut dari kejadian itu, pihak desa adat dipastikan akan segera melaksanakan prosesi upacara Guru Piduka.

BACA JUGA:  Police Goes to School, Tekankan Tertib Berlalu Lintas

Sementara mengantisipasi terjadinya peristiwa serupa, Mesir mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah bekas sarana sembahyang ke tebing sebelah.

Sementara mengutip laporan dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.55 Wita. Terdapat dua palinggih yang menjadi korban, yakni Meru dan Gedong.

Sedangkan untuk sebab kebakarannya itu masih diselidiki, dengan tafsir kerugian kurang lebih senilai Rp 500 juta. (adi/jon)

Back to top button