
MANGUPURA- Pemkab Badung bakal memberikan bantuan kepada petani di Subak Penarungan, Kecamatan Mengwi yang terancam gagal panen akibat kekeringan.
Hitungan sementara pemerintah mengalokasikan bantuan sebesar Rp1,3 miliar,sebagai dampak bencana dari jebolnya tanggul di aliran Tukad Yeh Penet.
“Terkait dengan jebolnya bendungan yang mengairi Subak Penarungan, untuk obyeknya (bendungan jebol) kita tidak bisa sentuh karena itu di luar kewenangan kita, tapi kewenangan BWS Bali Penida. Namun kita bisa masuk pada dampak bencananya yakni terjadi gagal panen,” ujar Sekda Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa usai rapat bersama antara Banggar (Badan Anggaran) DPRD Badung dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Kabupaten Badung, Rabu (9/8/2023).
Dari perhitungan sementara yang dilakukan tim teknis Dinas Pertanian dan Pangan besaran bantuan yang akan diberikan sekitar Rp 1,3 Miliar.
“Sesuai dengan perintah Pak Bupati, beliau tetap minta agar petani itu jangan sampai jadi korban. Hitungan kemarin angkanya sekitar Rp 1,3 miliar. Yang jelas kita akan tempuh seperti itu, bantuan ini sebagai dampak bencana,” kata Adi Arnawa.
Sebelumnya diberitakan, ratusan hektare sawah di wilayah Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi terancam gagal panen akibat kekeringan yang terjadi beberapa pekan terakhir.
Kekeringan akibat jebolnya tanggul Tukad Yeh Penet. Menurut Pekaseh Subak Penarungan, I Made Suka, total ada 266 hektar lahan pertanian yang mengalami kekeringan akibat peristiwa tersebut. (lit/jon)








